Penyadaran Masalah dan Perencanaan Program dalam Peningkatan Layanan Operasional Posyandu Lansia Seroja Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.53299/bajpm.v6i1.3238Keywords:
lansia, posyandu, komunikasi kader, penyakit degeneratif, pemberdayaanAbstract
Pelayanan Posyandu Lansia Seroja di Loa Bakung menghadapi permasalahan utama berupa rendahnya kemampuan komunikasi efektif kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada lansia. Temuan social mapping menunjukkan bahwa para lansia tinggal di lingkungan permukiman yang padat dengan tingkat pemahaman kesehatan yang masih terbatas, serta memiliki kebiasaan makan yang dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol, dan asam urat. Kondisi ini menuntut penyampaian informasi kesehatan yang jelas dan menenangkan, namun kemampuan komunikasi kader yang belum optimal sering menimbulkan kekhawatiran pada lansia sehingga pemahaman mereka tidak berkembang dengan baik. Stakeholder mapping juga menggambarkan belum tersusunnya alur koordinasi yang menyeluruh antara kader, Puskesmas Loa Bakung, Klinik Bunga Bakung, Kelurahan Loa Bakung, dan Kecamatan Sungai Kunjang. Ketidakterhubungan struktur ini membuat kegiatan penyuluhan berjalan tanpa dukungan teknis yang memadai. Melalui analisis situasi, pemetaan masalah, dan penentuan prioritas menggunakan metode USG, kemampuan komunikasi kader teridentifikasi sebagai masalah yang paling mendesak untuk ditangani. Perencanaan program kemudian difokuskan pada upaya pemberdayaan kader agar mampu berkomunikasi secara empatik, jelas, dan sesuai konteks sosial masyarakat. Perencanaan ini memberikan dasar strategis untuk meningkatkan kualitas layanan Posyandu Lansia melalui penguatan kapasitas kader dalam menyampaikan informasi kesehatan secara lebih efektif dan mudah dipahami.
References
Adi, I.R. (2008). Intervensi Komunitas Pengembangan Masyarakat sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat.
Devita, Y. (2024). Pelatihan komunikasi efektif kader posyandu dalam meningkatkan pemahaman kesehatan lansia. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 5(2), 112–120.
Chambers, R. (2005). Ideas for Development (1st ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781849771665
Cummings, T. G., & Worley, C. G. (2015). Organization Development and Change. Cengage.
Estrella, M., & Gaventa, J. (1998). Who Counts Reality? Participatory Monitoring and Evaluation. IDS Working Paper.
Ife, J., & Tesoriero, F. (2014). Community Development: Community-Based Alternatives in an Age of Globalisation. Pearson.
Ilham, A. Z. (2025). FAKTOR Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia. Jurnal Kesehatan, 6(3).
Kettner, P. M., Moroney, R., & Martin, L. L. (2015). Designing and Managing Programs: An Effectiveness-Based Approach. Sage Publications.
Kusek, J. Z., & Rist, R. C. (2004). Ten Steps to a Results-Based Monitoring and Evaluation System. World Bank.
Laverack G. (2006). Improving health outcomes through community empowerment: a review of the literature. Journal of health, population, and nutrition, 24(1), 113–120.
Minkler, M. & Wakimoto, P. (2022). Community Organizing and Community Building for Health and Social Equity, 4th edition. Ithaca, NY: Rutgers University Press. https://doi.org/10.36019/9781978824775
Nurkholifah, S., & Mawarni, A. (2020). Keikutsertaan Posyandu Lansia Di Desa Gedegan Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1). http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm
Oktarina, S., Adhyka, N., & Fadilla, N. (2024). Tantangan dan Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Lansia di Posyandu Lansia Puskesmas Ulak Karang. Jurnal Pembangunan Nagari, 9(1), 37–47. https://doi.org/10.30559/jpn.v9i1.444
Selvia, S., & Wirdanengsih, W. (2024). Partisipasi Lansia dalam Memanfaatkan Posyandu Lansia di Nagari Cupak. Jurnal Perspektif, 7(1), 141–151. https://doi.org/10.24036/perspektif.v7i1.925
Wallerstein, N. (2006). What is the Evidence on Effectiveness of Empowerment to Improve Health? WHO Europe.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










