Penguatan Literasi Matematika Berbasis Permainan Tradisional Cenge-Cenge

Authors

  • Ida Kurnia Waliyanti Universitas Khairun
  • Ahmad Afandi Universitas Khairun
  • Nurma Angkotasan Universitas Khairun
  • Hasriani Ishak Universitas Khairun
  • Soleman Saidi Universitas Khairun
  • Ardiana Ardiana Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.53299/bajpm.v6i1.3712

Keywords:

literasi, matematika, minat belajar, pendampingan, permainan

Abstract

Matematika masih sering dipersepsikan sebagai mata pelajaran yang sulit dan menakutkan oleh sebagian besar anak, sehingga berdampak pada rendahnya minat dan motivasi belajar. Kondisi ini menjadi semakin kompleks pada anak-anak putus sekolah, yang memiliki keterbatasan akses terhadap pembelajaran formal, sehingga kemampuan literasi, khususnya literasi matematika, cenderung rendah. Rendahnya literasi matematika berimplikasi pada kesulitan anak dalam memahami dan memecahkan permasalahan sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu alternatif solusi yang dapat diterapkan adalah penguatan literasi melalui pemanfaatan permainan tradisional, salah satunya permainan Cenge-cenge. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada kelompok anak-anak putus sekolah binaan organisasi Dharma Wanita Persatuan Kota Ternate yang tergabung dalam Wahana Edukasi Masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan minat dan motivasi belajar anak terhadap matematika serta mengembangkan kemampuan literasi matematika melalui pendekatan pembelajaran berbasis permainan. Metode yang digunakan meliputi kegiatan pendampingan, eksplorasi konsep matematika sederhana, serta pembelajaran kontekstual yang terintegrasi dalam permainan Cenge-cenge. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar, partisipasi aktif anak, serta pemahaman konsep matematika dasar, sehingga anak mulai menyadari bahwa matematika memiliki manfaat nyata dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

References

Baroroh, E. Z., Amalia, K., Fajrina, N., & Gentaria, W. (2025). Efektivitas Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Interaksi Sosial Anak Sekolah Dasar _ Studi Eksperimental di SDN 34 Kota Pontianak.pdf. https://jppm.ejournal.unsri.ac.id/index.php/jppm/article/view/4

BPS. (2024). Kota Ternate dalam Angka 2024. BPS. https://ternatekota.bps.go.id/id/publication/2024/02/28/6f4585ed63129d8bed9c6211/kota-ternate-dalam-angka-2024.html

Erly, A., Wilson, W., & Alvi, R. R. (2023). Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Usia 4-6 Tahun Melalui Permainan Tradisional Goncang Kaleng di PAUD SPNF SKB Kota Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 10(2), 134–147. https://jppm.ejournal.unsri.ac.id/index.php/jppm/article/view/4

Faridah, Z., Dewi, A., & Sudrajat, A. (2024). Permainan Tradisional Estafet Sarung untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anak ( Studi di Desa Giripawana , Mandalawangi , Pandeglang ). 3(3).

Hidayah, N. C., Fajriyah, K., & Kartinah. (2023). Analisis Minat Belajar Siswa Melalui Media Gambar Siswa Kelas 2 SDN Sawah Besar 01. 09.

Ishak, H., Waliyanti, I. K., Ardiana, A., & Sapsuha, Y. (2024). Peningkatan Mutu Pendidikan di Kelurahan Rua melalui Sosialisasi Pendidikan dan Penggunaan E-Modul. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 161–167. https://doi.org/https://doi.org/10.53299/bajpm.v4i2.627

Junedi, B., & Budi, S. (2024). The Programme for International Student Assessment : Tinjauan Literasi Matematika dan Implementasi Pada Pembelajaran Matematika di Indonesia. 7, 834–840.

Kadek, N., Widiantari, K., & Suparta, I. N. (2022). Meningkatkan Literasi Numerasi dan Pendidikan Karakter dengan E-Modul Bermuatan Etnomatematika. 10(2), 331–343.

Khanifah, K., Sutrisno, S., & Purwosetiyono, F. X. D. (2019). Literasi Matematika Tahap Merumuskan Masalah Secara Matematis Siswa kemampuan Tinggi dalam Memecahkan Masalah Matematika Kelas VIII. 2682(1), 37–48.

Kurniawan, A. R., Priambodo, A., & Kristiyandaru, A. (2023). B RAVO ’ S Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Motivasi Belajar. 11, 196–203.

Lestari, R., & Wahyuni, E. (2024). Pemanfaatan Permainan Tradisional Intingan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas II SDN 77 Rante Lemo. 6(3).

Marweli, M., & Mailiasari, M. (2024). Aanalisis Faktor Penyebab Kecemasan Matematika (Mathematics Anxiety) dalam Belajar Matematika: Systematic Literetur Review. 8(2), 234–245.

Maula, I., Nidhof, A., & Noriza, D. (2024). Kajian Teori : Eksplorasi Etnomatematika pada Permainan Tradisional Layangan dengan Pendekatan Teori Konstukvisme untuk Meningkatkan Literasi matematis siswa. 7, 417–425.

Nur, M. A. (2025). Efektifitas Permainan Tradisional Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar : Literature Review. 265–282.

Nurddin, D. F. (2025). Pengaruh Media Permainan Kagacu Gacu Terhadap Kemampuan Literasi Matematika Siswa Sekolah Dasar. 13(1), 58–68.

Nurinayah, I. N., Rosita, I., Nur, D., Studi, P., Matematika, P., & Karawang, U. S. (2023). Analisis Literasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal PISA Konten Change and Relationship. 9(2).

Rahimah, M. (2023). Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies, 4, 1–12.

Rizky, T. L., & Purnomo, H. (2021). Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa SD. 7(2), 118–126.

Setyawan, I., Muhammad, H. N., Hidayat, T., Ridwan, M., Pulung, K., & Ponorogo, K. (2025). Dampak integrasi permainan tradisional pada motivasi belajar siswa pjok di sekolah dasar. 12(1), 80–91.

Sundari, S., Mas, A., Waliyanti, I. K., & Sahil, J. (2024). Need Analysis for Development of Interactive Learning E- Modules Project-Based to Improve Literacy Numeracy of In- Service Teacher Professional Education ( PPG ) Students at FKIP Khairun University Saprudin Saprudin. 6(1), 16–22.

Suwarno, M., & Ardani, R. A. (2022). Kemampuan Literasi Matematika Siswa Berdasarkan PISA Level 4. 4(2), 107–115.

Wulandari, G. R., & Surabaya, U. N. (2023). Model Pembelajaran Berbasis Permaianan Tradisional Kayung (Angka Payung) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia 4-5 Tahun. 3, 1166–1177.

Downloads

Published

2026-01-30