Mantuayu Nata Generasi: Edukasi Interaktif Berbasis Booth dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang Stunting, Pernikahan Dini, dan Kekerasan Seksual di Indramayu
Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i2.4111Keywords:
KKN-T UGJ, Edukasi remaja, Stunting, Kekerasan seksual, Pernikahan diniAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai stunting, pernikahan dini, dan kekerasan seksual melalui pendekatan edukasi interaktif. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di MAN 1 Indramayu dengan melibatkan 110 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif berbasis booth interaktif yang terdiri dari tiga bidang, yaitu kesehatan, hukum, dan pendidikan, serta didukung dengan media permainan edukatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test berbasis Quizizz serta observasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 80% pada pre-test menjadi 89% pada post-test, yang menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 9%. Selain itu, peserta menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan kehidupan remaja dan lebih mudah dipahami melalui metode interaktif dibandingkan metode konvensional. Program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya gizi seimbang, pendewasaan usia pernikahan, serta pemahaman hukum terkait kekerasan seksual. Dengan demikian, metode edukasi berbasis booth interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas generasi muda. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan metode ini pada cakupan wilayah yang lebih luas serta melibatkan variabel tambahan, seperti perubahan perilaku jangka panjang dan efektivitas media pembelajaran yang berbeda, guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
References
Astuti, A. D. (2025). Sosialisasi pentingnya pendidikan dalam menghadapi tantangan global. Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, —. https://journal.umpr.ac.id/index.php/bijaksana/article/view/10060
Kartasasmita, G. (1996). Pembangunan untuk rakyat: Memadukan pertumbuhan dan pemerataan. Jakarta: CIDES.
World Health Organization. (2021). Adolescent nutrition: A review of the situation in selected South-East Asian countries. Geneva: WHO. https://iris.who.int/server/api/core/bitstreams/38827666-c8b7-4a7b-a4a7-f113da50c299/content
UNICEF. (2020). Child marriage and adolescent well-being in Indonesia. New York: UNICEF.
Kartika, J., Daimah, U., & Khairunisya. (2025). Pengenalan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini melalui pendekatan edukatif partisipatif di taman kanak-kanak Pertiwi Kecamatan Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(6). https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2284
Ilyas, D. I. F., Destiani, F., Widiyanto, F. H., Prasetiadi, F. L., & Abiyyah, H. (2025). Analisis perbandingan keefektifan dan hasil belajar antara metode ceramah dan penggunaan teknologi Quizizz pada siswa kelas VII MTs Al-Fathimiyah. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 2. https://ejurnal.kampusakademik.my.id/index.php/jipm/article/view/1015
Nurfadhillah I. (2025). Pengaruh Media Poster terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SD Muhammadiyah 5. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(5).
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (n.d.). Pendewasaan usia perkawinan. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/36891/
Garris, R., Ahlers, R., & Driskell, J. (2002). Games, motivation, and learning: A research and practice model. Simulation & Gaming, 33(4), 441–467. https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/1046878102238607
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 tentang pedoman gizi seimbang. https://peraturan.bpk.go.id/Details/119080/permenkes-no-41-tahun-2014
Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perkawinan. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/122740/uu-no-16-tahun-2019
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/229848/uu-no-12-tahun-2022
Pemerintah Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.
Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., de Onis, M., Ezzati, M., Grantham-McGregor, S., Katz, J., Martorell, R., & Uauy, R. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X
Sawyer, S. M., Azzopardi, P. S., Wickremarathne, D., & Patton, G. C. (2018). The age of adolescence. The Lancet Child & Adolescent Health, 2(3), 223–228. https://doi.org/10.1016/S2352-4642(18)30022-1
Taufikurrahman, T., Zulfi, A. N., Irmawati, E. F., Setiawan, W. P., Azizah, P. N., & Soeliyono, F. F. (2023). Sosialisasi pernikahan usia dini dan edukasi kesehatan reproduksi remaja sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Pabean, Kabupaten Probolinggo. Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, 8(1), 73–88. https://doi.org/10.32923/sci.v8i1.3379
Mail, Y. Z., Martina, M., Lubis, J. A., & Harahap, F. S. (2023). Edukasi kesehatan reproduksi sehat pada remaja di Desa Lubuk Sukon Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar tahun 2023. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.
Ismawati, I., Agustin, E. A., & Nihlatunnisa. (2025). Edukasi dan penilaian status gizi pada remaja putri sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Pejaten. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2). https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb
Scott, R. H., Wellings, K., & Lindberg, L. (2020). Adolescent sexual activity, contraceptive use, and pregnancy in Britain and the U.S.: A multidecade comparison. Journal of Adolescent Health, 66(5), 582–588. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2019.11.310
Orben, A., Tomova, L., & Blakemore, S.-J. (2020). The effects of social deprivation on adolescent development and mental health. The Lancet Child & Adolescent Health, 4(8), 634–640. https://doi.org/10.1016/S2352-4642(20)30186-3
Wouters, P., van Nimwegen, C., van Oostendorp, H., & van der Spek, E. D. (2013). A meta-analysis of the cognitive and motivational effects of serious games. Journal of Educational Psychology, 105(2), 249–265. https://psycnet.apa.org/doiLanding?doi=10.1037%2Fa0031311
Field, E., & Ambrus, A. (2008). Early marriage, age of menarche, and female schooling attainment in Bangladesh. Journal of Political Economy, 116(5), 881- 930. https://www.journals.uchicago.edu/doi/10.1086/593333
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











