Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Humanistik Perbantuan Teknologi Interaktif Bagi Guru di Sekolah Dasar

Authors

  • Zose Wirawan Universitas Bosowa
  • Nurfaizah Sahib Universitas Bosowa
  • Rampeng Rampeng Universitas Bosowa
  • Fatma Fatma Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i2.4285

Keywords:

bahan ajar, humanistik, teknologi interaktif, pelatihan guru, sekolah dasar

Abstract

Dalam era digital, guru sekolah dasar dituntut mampu mengembangkan bahan ajar yang inovatif, humanistik, dan berbasis teknologi interaktif. Namun, masih banyak guru yang menggunakan bahan ajar konvensional serta mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan teknologi. Keunikan penelitian ini terletak pada pengintegrasian pendekatan humanistik dan teknologi interaktif dalam pelatihan pengembangan bahan ajar bagi guru sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengembangkan bahan ajar berbasis humanistik berbantuan teknologi interaktif melalui kegiatan pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental) melalui model one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah guru sekolah dasar yang mengikuti pelatihan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, angket, dan observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk melihat peningkatan kompetensi guru sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai posttest dibandingkan dengan pretest. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar. Pendekatan humanistik yang diterapkan dalam pelatihan mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan guru. Selain itu, penggunaan teknologi interaktif membantu guru dalam memahami materi secara lebih mudah dan aplikatif. Meskipun terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan, pelatihan tetap berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang positif. Dengan demikian, Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji penerapan bahan ajar berbasis humanistik berbantuan teknologi interaktif pada jenjang pendidikan yang berbeda dengan cakupan sampel yang lebih luas guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif dan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.

References

Amalia, F. U., & Anggraini, Y. (2023). Efektivitas pelatihan dan pengembangan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di LKP Saraswati Ponorogo. Niqosiya: Journal of Economics and Business Research, 3(1), 192–200.

Ambarita, J., Helwaun, H., & Houten, L. V. (2021). Workshop pembuatan e-book sebagai bahan ajar elektronik interaktif untuk guru Indonesia secara online di tengah Covid-19. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 2(1), 44–57.

Arianti, A. (2019). Peranan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 12(2), 117–134.

Asdlori, A., & Yahya, M. S. (2023). Konsep pembelajaran PAI berbasis media digital melalui pendekatan humanistik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(3), 1877–1886.

Bagou, D. Y., & Suking, A. (2020). Analisis kompetensi profesional guru. Jambura Journal of Educational Management, 122–130.

Dewi, A. C. (2024). Peran teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Jurnal Riset Guru Indonesia, 3(3), 165–170.

Hidayat, R., & Abdillah, A. (2019). Ilmu pendidikan konsep, teori dan aplikasinya. Medan: Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPPI).

Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru penggerak merdeka belajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Nasution, M. K. (2022). Pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6312–6319.

Lailatussaadah, L., Fitriyawany, F., Erfiati, E., & Mutia, S. (2020). Faktor-faktor penunjang dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran daring (online) PPG dalam jabatan (Daljab) pada guru perempuan di Aceh. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 6(2), 41–50.

Luma’ul’adilah, H. (2023). Dampak media pembelajaran interaktif dalam pendidikan. Eksponen, 13(2), 66–76.

Marfuah, S. (2024). Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pendekatan humanistik. PENA: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 1(01), 22–28.

Nidhom, A. M. (2020). Pelatihan pemanfaatan dan pengembangan bahan ajar digital berbasis multimedia interaktif untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Jurnal Karinov.

Paputungan, D., Ondeng, S., & Arif, M. (2024). Konsep, prinsip, tujuan, dan manfaat pengembangan bahan ajar PAI. Journal of Islamic Education Management Research, 3(1), 35–44.

Prastowo, A. (2018). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Rahmawati, D., & Suryadi, E. (2022). Pengembangan bahan ajar digital berbasis interaktif untuk meningkatkan keterampilan guru sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(2), 145–153.

Ramadhani, N. A., Hamzah, R. A., La Kabi, M., & Matdoan, A. (2024). Kajian literatur pentingnya pengembangan bahan ajar terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SD. Jurnal Ilmiah Insan Mulia, 1(2), 57–62.

Resti, Y., Zulkarnain, Z., Astuti, A., & Kresnawati, E. S. (2020). Peningkatan kemampuan numerasi melalui pelatihan dalam bentuk tes untuk asesmen kompetensi minimum bagi guru SDIT Auladi Sebrang Ulu II Palembang. Applicable Innovation of Engineering and Science Research (AVoER), 670–673.

Roza, F., Defit, S., & Nurcahyo, G. W. (2021). Simulasi Monte Carlo dalam memprediksi penerimaan peserta pelatihan dasar CPNS. Jurnal Informasi dan Teknologi, 3, 134–138.

Sari, N., & Fadhli, M. (2021). Efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1540–1548.

Setyosari, P. (2020). Desain pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Supriani, Y., Holid, M., Arifudin, O., & Kartika, I. (2023). Pelatihan pembuatan ecobrick sebagai upaya pengelolaan sampah plastik di SDN 8 Metro Pusat. Jurnal Bakti Tahsinia, 1(3), 340–349.

Susanto, A. (2019). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.

Ulfah, Y., & Suryantoro, A. (2021). Evaluasi pembelajaran di masa pandemi Covid-19 terhadap nilai pretest dan posttest IPA kelas IX A SMP Negeri Purworejo Lampung Tengah. Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, 2(1), 28–35.

Wardah, A., Wulandari, K. D., Nurirrohman, S. M., & Bakar, M. Y. A. (2025). Mengidentifikasi pembelajaran berbasis kemampuan awal: Menyesuaikan pengajaran dengan potensi siswa. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(3), 830–841.

Downloads

Published

2026-06-06

How to Cite

Wirawan, Z., Sahib, N., Rampeng, R., & Fatma, F. (2026). Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Humanistik Perbantuan Teknologi Interaktif Bagi Guru di Sekolah Dasar. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 830–840. https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i2.4285