Upaya Penguatan Peran Kader dalam Memberikan Dukungan Psikososial kepada Ibu Hamil dan Menyusui
DOI:
https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i2.4483Keywords:
kader kesehatan, dukungan psikososial, Participatory Action Research, ibu hamil, ibu menyusuiAbstract
Kader kesehatan memiliki peran strategis dalam pendampingan terhadap ibu di tingkat komunitas, namun pendekatan yang dilakukan saat ini masih berfokus pada aspek fisik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran kader dalam memberikan dukungan psikososial kepada ibu hamil dan menyusui melalui program edukasi. Metode kegiatan menggunakan pendekatan participatory Action Research (PAR), dimana pendekatan ini menggabungkan proses pembelajaran, refleksi, dan tindakan kolaboratif dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam mengidentifikasi masalah, merencanakan solusi dan menghasilkan perubahan social yang bermakna. PAR dinilai sesuai untuk program dukungan psikososial karena menempatkan kader sebagai subjek perubahan yang terlibat secara langsung dalam memenuhi kebutuhan psikososial ibu hamil dan menyusui serta merumuskan strategi pendampingan yang berkelanjutan. Kegiatan melibatkan kader, ibu hamil dan menyusui di Posyandu Flamboyan II, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis Kota Depok. Adapun tahapan kegiatan meliputi tahapan identifikasi masalah, perencanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi berupa refleksi. Materi edukasi mencakup konsep dukungan psikososial, identifikasi tanda kecemasan dan masalah psikologis, bentuk dukungan emosional dan psikososial dan komunikasi empatik. Hasil menunjukan terdapat pergeseran pemahaman kader dari pendekatan yang berorientasi fisik menuju perspektif yang lebih holistik, dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya dukungan psikososial terdapap ibu. Proses reflektif dalam PAR berperan penting dalam membangun komitmen kader sebagai agen pemberi dukungan psikososial di komunitas. Pendekatan partisifatif ini berpotensi memperkuat layanan kesehatan maternal berbasis komunitas secara berkelanjutan.
References
Alifka, N., Amalia, R., Sakinah, A. I., Nurdin, A., Wiyata, A., & Mukhtar, M. (2023). Hubungan Kesehatan Mental dengan Maternal Functioning pada Ibu Postpartum. 7. https://doi.org/10.24252/alami.v7i2.36608
Ariasih, A., & Budiharsana, M. (2023). Prevalence and Sociodemographic Faktors Associated with Peripartum Depression in Indonesia : National Basic Health Research Data 2018. 13(2), 141–149.
Astuti, D. R., & Nurlaela, E. (2018). Pengalaman Ibu Menyusui Dalam Program Kader Pendukung ASI Di Puskesmas Kabupaten Pekalongan Rahayu Diah Astuti 1 , Emi Nurlaela 2 1. XI(I).
Bedaso, A., Adams, J., Peng, W., & Sibbritt, D. (2021). The relationship between social support and mental health problems during pregnancy : a systematic review and meta ‑ analysis. Reproductive Health, 1–23. https://doi.org/10.1186/s12978-021-01209-5
Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin,. APA PsycNet, 98, 310–352. https://doi.org/https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310
Cornish, F., Breton, N., Moreno-Tabarez, U., Delgado, J., Rua, M., de-Graft Aikins, A., & Hodgetts, D. (2023). Participatory action research. Nature Reviews Methods Primers, 3(1), 34. https://doi.org/10.1038/s43586-023-00214-1
Devgade, P., & Patil, M. (2025). Impact on maternal mental health on infants development : A narrative review. 1584–1588. https://doi.org/10.4103/jfmpc.jfmpc
Fitryasari, R., Marthoenis, M., Warsini, S., Usher, K., Endang, H., Kusumawardani, W., & Sari, H. (2025). Examining the challenges encountered by community health workers and empowering them to address mental health disorders : A qualitative study in Indonesia. International Journal of Nursing Sciences, 12(1), 27–34. https://doi.org/10.1016/j.ijnss.2024.12.003
Gabrel, C., Mark, G., Nipun, S., Saldarriaga, G., Reilly, S., White, R., Liu, G., Dawn, A., & Zaluaga, I. maria. (2024). Community‑based mental helath interventions in low- and moddle-income countries: a qualitative study with international experts.
Hafizoh, N., Rachmanita, V., Maulidya, W. S., Irsyadilla, P., Haris, A., Anto, F., Artikel, I., Jatirejo, D. D., Lekok, K., & Pasuruan, K. (2026). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan lingkungan melalui participatory action. 7(10), 14–30. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i1.24286
Handayani, I., & Supliyani, E. (2026). Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Pelatihan dan Pendampingan Ibu Nifas untuk Dukungan Adaptasi Psikologis di Kelurahan Situgede , Kecamatan Bogor Barat , Kota Bogor , Provinsi Jawa Barat. 6(3), 2175–2184.
Jemal, A. (2018). Critical Consciousness: A Critique and Critical Analysis of the Literature. 49(4), 1–23. https://doi.org/10.1007/s11256-017-0411-3.Critical
Jimènez-barragan, M., Falguera-puig, G., Curto-garcia, J. J., & Monistrol, O. (2024). Prevalence of anxiety and depression and their associated risk factors throughout pregnancy and postpartum : a prospective cross-sectional descriptive multicentred study. 6, 1–14.
Khandekar, S. (2021). Paulo Freirean Ideas at the Grassroots : From Problem Posing Education to Critical Consciousness. https://doi.org/10.1177/25166026211002937
Kim, S., Harkins, S. E., Brown, S., Clair, V. S., LeBron, G. K., & Barcelona de Mendoza, V. (2024). A systematic review of community-based interventions to address perinatal mental health.
Kowalska, J. (2023). The Level of Stress and Anxiety in Pregnant Women Depending on Social Support and Physical Activity.
Mcleish, J., Ayers, S., & Mccourt, C. (2023). Community-based perinatal mental health peer support : a realist review. 8, 1–12.
Mutawtah, M. Al, Campbell, E., Kubis, H. P., & Erjavec, M. (2023). Women ’ s experiences of social support during pregnancy : a qualitative systematic review. BMC Pregnancy and Childbirth. https://doi.org/10.1186/s12884-023-06089-0
Nuryati, T., & Amir, Y. (2022). Mental Health Problems Of Pragnant Women, The Causes, And The Need Fof Social Support. 11(June 2021), 80–88.
Pramudianti, D. N., Maharrani, T., Nugrahini, E. Y., Kebidanan, J., Surabaya, P. K., Laktasi, M., & E-modul, T. (2025). Penguatan peran kader melalui peningkatan kompetensi manajemen laktasi berbasis teknologi E-Modul di Desa Pangerngumbuk Kabupaten Sidoarjo. 5992–6004.
Surjaningrum, E. R., Minas, H., Jorm, A. F., & Kakuma, R. (2018). The feasibility of a role for community health workers in integrated mental health care for perinatal depression : a qualitative study from Surabaya , Indonesia. International Journal of Mental Health Systems, 1–16. https://doi.org/10.1186/s13033-018-0208-0
Wadi, H., & Maksum, L. (2026). Peran Kader Kesehatan dalam Meningkatkan Cakupan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Wilayah Pedesaan. 2(1), 30–41.
Wahyuni, E. S., Khasanah, A. U., Untari, I., Noorratri, E. D., Rahmawati, A., Anggraini, R., Sarjana, P., Bidan, P., Kesehatan, F. I., & Surakarta, U. A. (2025). Pelatihan Kader Kesehatan Pimpinan Daerah ‘ Asyiyah Surakarta : “Meningkatkan Kemampuan Support System Kesehatan Mental Ibu Hamil .” 8, 4500–4506.
Wahyuni, P. D., & Sihombing, F. S. (2020). Hubungan Motivasi Ibu dan Peran Kader dengan Keikutsertaan Ibu dalam Kelas Ibu Hamil. 10(2), 1–14.
WHO. (2022). WHO guide for integration of perinatal mental health in maternal and child health services (W. H. Organization (ed.)).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











