Pendidikan Akhlak di Tengah Disrupsi Keluarga: Dinamika Relasi Guru-Anak pada Sanggar Belajar Migran di Malaysia

Authors

  • Amanda Ayu Amelia Universitas Sains Al-Qur'an
  • Yusuf Amin Nugroho Universitas Sains Al-Qur'an
  • Hermawan Hermawan Universitas Sains Al-Qur'an

DOI:

https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i3.4958

Keywords:

Pendidikan akhlak, Disrupsi keluarga, Relasi guru-anak, Sanggar belajar, Pekerja migran

Abstract

Fenomena migrasi internasional sering kali memicu terjadinya disrupsi struktur keluarga, di mana anak-anak pekerja migran tumbuh tanpa kehadiran fisik orang tua yang lengkap. Kondisi ini menciptakan tantangan besar dan hambatan dalam pembentukan karakter dan moral anak. Di tengah kekosongan peran tersebut sanggar belajar (SB) hadir sebagai institusi alternatif yang mengambil alih fungsi pendidikan formal sekaligus informal. Banyaknya tantangan dan hambatan yang dihadapi anak pekerja migran seringkali membuat mereka memiliki tekanan emosional serta berpengaruh besar terhadap perkembangan perilaku mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dinamika relasi guru dan anak di SB migran dalam mengimplementasikan proses penanaman Pendidikan akhlak ditengah situasi keluarga yang terdisrupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi di Sanggar Belajar, wawancara dengan pengelola sanggar, anak-anak migran, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak di Sanggar Belajar tidak hanya berlangsung secara pedagogis, melainkan berlandaskan pada pembangunan relasi pengganti (surrogate relationship) antara guru dan anak. Guru di SB Migran memainkan peran ganda sebagai pendidik sekaligus figur orang tua pengganti (foster parents). Dinamika relasi ini diwarnai oleh pendekatan emosional, keteladanan, dan pembiasaan nilai-nilai keagamaan. Meskipun menghadapi hambatan berupa keterbatasan waktu, trauma psikologis anak, pendekatan humanis dan komunikatif terbukti efektif dalam menjaga stabilitas moral dan membentuk akhlak mulia anak. Relasi sosial yang kuat dan empatik antara guru dan anak merupakan kunci keberhasilan pendidikan akhlak di tengah disrupsi keluarga. SB Migran tidak hanya berfungsi sebagai ruang pengajaran, tetapi juga sebagai ruang pemulihan sosial-emosional yang esensial bagi anak pekerja migran.

References

Abidah, A., Aklima, A., & Razak, A. (2022). Tantangan Guru Sekolah Dasar dalam Menghadapi Era Society 5.0. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(2c), 769–776. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i2c.498

Al-Azzeh, D., & Diab, J. L. (2024). Psychological impacts of maternal migration on left-behind children: a cross-cultural review. Frontiers in Psychology, 15(January), 1–8. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1407733

Dwiriansyah, P. M. M. R. O. O. M. S. (2025). Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Efektivitas dalam Penyusunan dan Penulisan Karya Ilmiah Terhadap Mahasiswa Generasi Z Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima Program Studi Manajemen. Seminar Nasional Teknologi Dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU), 5(1), 195–209.

Hidayat, O. T., Sumardjoko, B., Athiyyah, Z. W., & Ilma, A. (2025). Penguatan Pendidikan Karakter pada Anak-Anak Pekerja Migran Indonesia di Sanggar Bimbingan Malaysia. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 12(1), 41–51. https://doi.org/10.24036/scs.v12i1.722

Intan, D. M., Harmain, I., & Kaloko, I. F. (2025). Ambiguitas Status Hukum Pekerja Migran Ilegal Sebagai Pelanggaran Hukum Atau Korban Eksploitasi. The Juris, 9(1), 161–173. https://doi.org/10.56301/juris.v9i1.1577

Loganathan, T., Chan, Z. X., Hassan, F., Ong, Z. L., & Majid, H. A. (2022). Undocumented: An examination of legal identity and education provision for children in Malaysia. PLoS ONE, 17(2 February), 1–26. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0263404

Mardiatun, R., Artika, B. L., Suryaningsih, H., & Muliadi, I. (2026). D ampak Stigmatisasi “ Janda Malaysia ” Terhadap Keluarga Pekerja Migran : Implikasi Terharap Dimanika Perilaku Anak di Sekolah. 11, 541–546.

Masnawati, E., & Fitria, S. N. (2024). Peran Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dalam Pengembangan Akhlak Anak. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 4(2), 213–224. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v4i2.1738

Mesman, J., van IJzendoorn, M. H., & Sagi-Schwartz, A. (2016). Cross-culture patterns of attachment: Universal and contextual dimensions. Handbook of Attachment: Theory, Research, and Clinical Applications, 790–815.

Pusparini, D., Sartika, D. D., Isyanawulan, G., Wulindari, A., & Istiqomah, I. (2025). Praktik Sosial Etnis Tionghoa dalam Bidang Perdagangan di Kota Lubuklinggau. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 12(1), 1–14. https://doi.org/10.24036/scs.v12i1.542

Puspytasari, H. H. (2022). Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter bagi Anak. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 1–10.

Rambe, L. (2021). Etika Murid dan Guru Menurut Imam Al-Ghazali Dalam Kitab Ihya-Ulumuddin. Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 1(1), 26–33. https://doi.org/10.57251/hij.v1i1.76

Ren, Q., Topakas, A., & Patterson, M. (2024). Attachment and self-regulation in the workplace—a theoretical integration. Frontiers in Psychology, 15(November), 1–13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1387548

Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, I Made Suraharta, I. I. J. (2024). Peran Sanggar Belajar dan Keluarga dalam Pembentukan Akhlak Anak Pekerja Migran Malaysia. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat. 2, 306–312.

Schirato, T., & Roberts, M. (2020). The logic of practice. Bourdieu, 208–239. https://doi.org/10.4324/9781003115083-9

Sumarna, I. B. (2024). Edukasi Flipbook Animasi sebagai Media Pembelajaran pada Sanggar Bimbingan - Aisyiyah Kampung Pandan Kuala Lumpur Malaysia. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(10), 1843–1848. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i10.7766

Vernando, U. V., Jani, S. A., & Maulidia, H. (2025). Peran Imigrasi Dalam Perubahan Sosial Dan Demografi. Jurnal Kajian Pemerintah (JKP), 11(1), 157–165. https://journal.uir.ac.id/index.php/JKP/article/view/24734

Windi Lestari, Heldeyely Windri, & Herlini Puspika Sari. (2025). Konsep Pendidikan Akhlak dalam Pemikiran Al-Ghazali: Relevansinya dengan Pendidikan Modern. Robbayana: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 17–34. https://doi.org/10.71029/robbayana.v3i1.58

Zaenuddiin, I., & Bani, R. (2024). Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. 2(2), 128–153.

Downloads

Published

2026-07-21

How to Cite

Amelia, A. A., Nugroho, Y. A., & Hermawan, H. (2026). Pendidikan Akhlak di Tengah Disrupsi Keluarga: Dinamika Relasi Guru-Anak pada Sanggar Belajar Migran di Malaysia. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 1389–1403. https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i3.4958