Mewujudkan Sekolah Ramah Anak melalui Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Pencegahan Bullying dan Pendidikan Seksual di Kota Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i3.5209Keywords:
Bullying, Pendidikan seksual, Guru Sekolah Dasar, Sekolah Ramah AnakAbstract
Kasus bullying dan kekerasan seksual pada anak usia sekolah dasar di Kota Bekasi menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir, sementara sebagian besar guru belum memperoleh pembekalan memadai untuk berperan sebagai agen perlindungan anak secara komprehensif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru sekolah dasar mengenai pencegahan bullying dan pendidikan seksual berbasis nilai perkembangan anak, sebagai upaya mewujudkan sekolah ramah anak. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop bertema “Menciptakan Sekolah Ramah Anak: Anti-Bullying dan Sex Education” yang diikuti oleh 17 guru SDN Bantargebang 3, Kota Bekasi, bekerja sama dengan mitra profesional Leader Lab. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus, dengan efektivitas diukur melalui pretest dan posttest pemahaman peserta (n=16, termasuk 2 data hasil imputasi). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru, dari rata-rata skor pretest 76,25 menjadi 87,50 pada posttest (skala 0–100), dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,55 (kategori sedang) dan peningkatan yang signifikan secara statistik berdasarkan uji Wilcoxon signed-rank (p=0,014). Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan yang mengintegrasikan pencegahan bullying dan pendidikan seksual efektif meningkatkan kesiapan guru dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman bagi anak, sehingga perlu direplikasi dan didampingi secara berkelanjutan pada sekolah dasar negeri lainnya, serta ditindaklanjuti dengan penelitian yang menggunakan desain kontrol untuk memperkuat validitas temuan.
References
Celik, P. (2024). The effectiveness of school-based child sexual abuse prevention programmes among primary school-aged children: A systematic review. International Journal of Educational Research Open, 7, 100348. https://doi.org/10.1016/j.ijedro.2024.100348
Darling-Hammond, L., Hyler, M., & Gardner, M. (2017). Effective Teacher Professional Development. https://doi.org/10.54300/122.311
Fardhani, L., & El-Yunusi, M. Y. M. (2025). Peran guru melalui sex education dalam pencegahan tindak kekerasan seksual di SD Santa Maria Sidoarjo. JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan, 9(1).
Goldfarb, E. S., & Lieberman, L. D. (2021). Three Decades of Research: The Case for Comprehensive Sex Education. Journal of Adolescent Health, 68(1), 13–27. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2020.07.036
Guntara, Y. (2021). Normalized gain: Ukuran keefektifan treatment. In Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2025, May 27). Menteri PPPA kawal kasus pelecehan anak di Bekasi, utamakan kepentingan terbaik anak. Https://Www.Kemenpppa.Go.Id/Siaran-Pers/Menteri-Pppa-Kawal-Kasus-Pelecehan-Anak-Di-Bekasi-Utamakan-Kepentingan-Terbaik-Anak.
Rohimiansyah, M. I., Yeni Januarni, Yuniar, & Junaida. (2025). Dampak Psikologis Kebijakan Sekolah Ramah Anak terhadap Kesejahteraan dan Perkembangan Holistik Siswa di Indonesia. Journal of Psychology and Social Sciences, 3(2), 88–95. https://doi.org/10.61994/jpss.v3i2.1074
Oktaviasary, A., & Sutini, A. (2024). Peran guru dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2).
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 Tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Kekerasan Di Lingkungan Satuan Pendidikan. (2023).
Putri, P. M. S., Hidajat, H. G., Wafa, A. F., Indrayati, A. M., Veronica, S. Y., & Gustawan, R. (2025). Penguatan Keterampilan Guru Dalam Upaya Implementasi Pencegahan Bullying Dan Kekerasan Seksual Di Sekolah Dasar. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(6), 1370–1382. https://doi.org/10.59395/altifani.v5i6.957
Rahmadani, & Wahyuni, S. (2025). Perkembangan psikososial anak usia sekolah dan implikasinya terhadap kesehatan mental: Tinjauan teori Erikson dan tantangan kontemporer. Jurnal Psikologi Jambi, 10(2), 85–114., 10(2), 85–114.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Bekasi Tahun 2025–2029, Pub. L. Perda Kota Bekasi No. 10 Tahun 2025, Bappelitbangda Kota Bekasi (2025).
Setiawati, S., Surawan, G. C., Zakiya, H., Agustina, N. P. R., & Meristin, A. (2026). Workshop Pembelajaran Interaktif bagi Guru SMP untuk Mendukung Implementasi Deep Learning. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 9(1), 264–269. https://doi.org/10.29303/jppm.v9i1.10786
Sumianto, S., Admoko, A., & Dewi, R. S. I. (2024). Pembelajaran Sosial-Kognitif di Sekolah Dasar: Implementasi Teori Albert Bandura. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 102–109. https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1015
Suryani, N., & Yuliana, L. (2021). Pendidikan seksualitas anak usia sekolah dasar sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1436–1447.
Wulandari, A., Nurhalimah, C., Rosalia, C., Sari, C., Indriani, D., & Simanjuntak, H. (2025). Edukasi kesehatan tentang pencegahan pelecehan seksual untuk murid perempuan kelas 6 di SD Negeri Karang Setia 03. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(10B), 243–249.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












