Pemanfaatan Serai sebagai Bahan Alami untuk Pembuatan Spray Anti Nyamuk dan Agas dalam Mendukung Pengelolaan Sumber Daya Desa Pengudang
DOI:
https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i3.5454Keywords:
serai wangi, spray anti nyamuk, agas, potensi lokal, Desa PengudangAbstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat Desa Pengudang mengenai pemanfaatan serai sebagai bahan dasar pembuatan spray anti nyamuk dan agas melalui metode yang sederhana dan mudah diterapkan. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB di Balai Pertemuan Desa Pengudang dengan subjek kegiatan yaitu masyarakat Desa Pengudang yang mengikuti edukasi dan demonstrasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan edukatif yang meliputi observasi dan analisis lapangan, diskusi dan koordinasi, percobaan dan formulasi produk, serta edukasi dan demonstrasi kepada masyarakat. Proses pembuatan spray menggunakan 6 batang serai, 500 mL air, dan 20 mL alkohol 70%. Serai direbus selama 20–30 menit, kemudian disaring dan dicampurkan dengan alkohol menggunakan perbandingan 3:1. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respons positif dan antusias selama penyampaian materi dan demonstrasi. Masyarakat memperoleh pengetahuan mengenai pemanfaatan serai serta keterampilan dasar dalam mengolahnya menjadi spray. Produk yang dihasilkan berupa cairan berwarna kuning dengan aroma khas serai dan berdasarkan pengamatan dapat digunakan sekitar 2–3 jam sebelum dilakukan penyemprotan kembali. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan demonstrasi pembuatan spray berbahan dasar serai dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan alami menjadi produk sederhana yang memiliki nilai guna serta berpotensi dikembangkan sebagai produk rumah tangga di Desa Pengudang.
References
Afrijal, Hilyana, S., & Rahman, I. (2023). Potensi Sumber Daya Ekosistem Padang Lamun Sebagai Atraksi Ekowisata Bahari di Dusun Poton Bako Jerowwaru, Lombok Timur. Journal Perikanan, 13(4), 1214–1224.
Andriyono, S., Wahyudi, I., Ramadona, Kinasih, S. E., Hamida, L., Santoso, Y. H., Saputra, H., & Pangestu, C. T. (2025). Jurnal abdi insani. Jurnal Abdi Insani, 12(November), 6476–6484.
Ashiyam, I. N., Safitri, I., Sholikhah, N. L., Nugraheni, Nita Murti Hidayanti, L., Alifah, F., Khusnurrijal, Triastati, Udiyono, Widodo, L. B., Khafiyurrohman, M., Lutfi, M., Arrosyid, K. H., & Lestarini, W. (2025). Pemanfaatan Tanaman Serai sebagai Obat Pengusir Nyamuk untuk Pencegahan DBD Mandiri di Desa Tegalrejo. Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS, 4(1), 175–182.
Azhari, A. M., Sofiana, M. S. J., Warsidah, & Yuliono, A. (2021). Pemanfaatan Sereh Wangi ( Cymbopogon Nardus ) sebagai Cairan Spray Anti Nyamuk ( Repellant ) pada Murid SD Muhammadiyah Pontianak. Journal of Community Engagement in Health, 4(2), 348–354.
Baihaki, M. A., Andriyai, A. F., Handayani, D. R. A., Sari, D. N., Hanifah, N. A. T., & Istiqomah, S. H. (2023). Pemanfaatan Tanaman Serai sebagai Anti Nyamuk dalam Pencegahan Penyakit Demam Berdarah (DBD) di Dusun Beran Kidul, Tridadi, Sleman, D.I Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS), 1(2), 83–90.
Dewi, S., & Putri, N. E. (2024). Identifikasi Larva Nyamuk Anopheles sebagai Vektor malaria di Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 11117–11123.
Handayani, R. F., Rahmawati, R. P., & Besan, E. J. (2026). Uji Efektivitas Spray Repellent Minyak Atsiri Serai Wangi (Cymbopogon nardus L .) pada Nyamuk Aedes aegypti. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(4), 12251–12259.
Hevira, L. (2022). Uji Aktivitas Ekstrak dan Fraksi Daun Sembung (Blumea balsamifera L.) sebagai Keping Anti Nyamuk Elektrik. AFIYAH: Jurnal Farmasi Indonesia, 9((2)), 33–39.
Iriani, F. A., Dehi, R. I., & Soegiharti, P. (2025). Edukasi pembuatan dan pemanfaatan tanaman sereh wangi menjadi spray antinyamuk pada masyarakat koya barat. MARTABE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(5), 1781–1786.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Data kasus malaria Indonesia. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. In Kementerian Kesehatan RI.
Maquart, P., Sokha, C., & Boyer, S. (2022). Mosquito ( Diptera : Culicidae ) diversity and medical importance in Koh Kong mangrove forests , Cambodia. Asian Biomedicine, 16(3), 121–129. https://doi.org/10.2478/abm-2022-0015
Putra, A. P., Zain, A. F., Hakim, A. Al, Widatama, A., Hud, K., Satrio, I. K., Aprianti, S. A., Hasan, S. M., Biologi, P., Malang, U. N., Malang, K., Atsiri, M., & Nyamuk, S. A. (2025). Analisis Kualitatif Pemanfaatan Tanaman Serai Wangi ( Cymbopogon NardusPutra, A. P., Zain, A. F., Hakim, A. Al, Widatama, A., Hud, K., Satrio, I. K., Aprianti, S. A., Hasan, S. M., Biologi, P., Malang, U. N., Malang, K., Atsiri, M., & Nyamuk, S. A. (2025). Jurnal Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 3(4), 172–13.
Rochana, E., Fatin, A. A., Sandra, S., Ningsih, P. W., Syaharani, A., Karim, N. J., Wibowo, A. T., Irfan, A., & Limbong, H. (2025). Pemanfaatan Serai untuk Mengatasi Nyamuk di Desa Banjar Agung, Lampung Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BUGUH, 5(3), 23–28.
Sakti, A. S., Al-hadi, M. M. Z., Nur, S., Miftah, R., & Mentari, M. A. (2025). Pemanfaatan Serai sebagai Spray Anti Nyamuk dan Uji Tingkat Kesukaan pada Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(3), 764–769.
TribunBatam.id. (2026). Kasus Malaria Ancam Bintan Pesisir, RSUD Bintan Tangani 178 Pasien Hingga Juni 2026. TribunBatam.Id.
Yanti, C. A., Sari, M., & Triana, A. (2021). Daya Proteksi Serai Wangi ( Cymbopogon winterianus Jowitt ) sebagai Repelen dari Nyamuk Aedes aegypti Power protection citronella ( Cymbopogon winterianus Jowitt ) as of the Aedes aegypti mosquito repellent. Jurnal Vektor Penyakit, 15(2), 99–106.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












