Pengaruh Sosialisasi Kesehatan Mental terhadap Pengetahuan Murid Kelas IX Pondok Pesantren SMP Muhammadiyah 5 Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i4.5510Keywords:
sosialisasi, Kesehatan mental, pengetahuan, remaja, sikapAbstract
Masa remaja, periode peralihan dari anak-anak ke dewasa, rentan terhadap tekanan sosial dan berbagai masalah kesehatan mental, tuntutan akademik, dan minimnya pemahaman tentang cara menjaga kesehatan psikologis. Di Indonesia, ada peningkatan signifikan pada jumlah remaja yang mengalami gangguan kesehatan mental dan emosional namun kesadaran untuk mencari bantuan profesional masih rendah. Kondisi ini mendorong perlunya upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman dan persepsi remaja mengenai kesehatan mental sejak dini, khususnya di lingkungan sekolah berasrama seperti pondok pesantren. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana sosialisasi kesehatan mental mempengaruhi pengetahuan dan sikap siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 5 Samarinda. Kegiatan dilaksanakan dengan quasi-experimental design one group pretest-posttest, melalui metode ceramah diskusi, dan workshop interaktif partisipatif. Pengukuran dilakukan dengan instrumen yang sama pada tahap pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Samples t-test dan N-Gain. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pengetahuan yang signifikan pada kelompok putra (dari 11,68 menjadi 16,75; p = 0,000) maupun kelompok putri (dari 11,90 menjadi 16,84; p = 0,000), dengan nilai N-Gain sedang untuk kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi kesehatan mental efektif meningkatkan pengetahuan siswa, meskipun perlu ditindaklanjuti dengan program berkelanjutan agar perubahan sikap dan perilaku dapat lebih optimal. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi sekolah dan guru bimbingan konseling dalam membangun budaya peduli kesehatan mental di lingkungan pendidikan.
References
Aisyaroh, N., & Ediyono, S. (2023). Gambaran Kesehatan Mental Remaja di Sekolah Pesantren. Jurnal Madani Gizi Indonesia, 4(2), 372–379.
Amado-Rodríguez, I. D., Casañas, R., Mas-Expósito, L., Castellví, P., Roldan-Merino, J. F., Casas, I., Lalucat-Jo, L., & Fernández-San Martín, M. I. (2022). Effectiveness of Mental Health Literacy Programs in Primary and Secondary Schools: A Systematic Review with Meta-Analysis. Children, 9(4), 480. https://doi.org/10.3390/children9040480.
Asplund, A., Kummel, M., Laaksonen, C., Erjavec, K., Sakellari, E., Santala, E., & Korhonen, J. (2025). Promoting Mental Health Literacy of 13 – 16-Year-Old Students: A Systematic Review. 1–23.
Leng, L. L., & Dayimu, N. (2025). Longitudinal effects of school boarding on adolescent depression: examining the mediating role of parent-child closeness and school connectedness. BMC Psychology.
Ma, K. K. Y., Anderson, J. K., & Burn, A. (2023). Review: School‐based interventions to improve mental health literacy and reduce mental health stigma – a systematic review. Child and Adolescent Mental Health, 28(2), 230–240. https://doi.org/10.1111/camh.12543.
Maududi, A. A. Al, Amalia, R. Z., Fadillah, N. J., Chaerunnisa Tengku, S. L., Azmarina, S. N., Rosdiana, S., Ramadhani, R. E., & Hashym, R. (2026). Edukasi Kesehatan Mental Remaja dan Dampaknya terhadap Pemahaman Tanda, Penyebab, dan Pencegahan Gangguan Psikologis. Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, 4(1), 57–64. https://doi.org/10.61132/vitamin.v4i1.2022.
Munandar, H., Safithry, E. A., Hafid, I., Usop, D. S., Marhani, I., Juhairiah, S., Setyawan, D., & Karyanti, K. (2025). Optimalisasi Kesehatan Mental Siswa: Inisiatif Sosialisasi dan Pendampingan di SMA Muhammadiyah Palangka Raya. Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 28–31. https://doi.org/10.33084/bijaksana.v3i1.10343.
Novianty, A., Sokang, Y. A., Paramita, W., Angela, V., Bertrand, J., & Rachel, K. (2024). Penerapan Modul Literasi Dasar Kesehatan Mental Remaja. Psyche: Jurnal Psikologi, 6(2), 207–227. https://doi.org/10.36269/psyche.v6i2.2567.
Sartika, D., Iskandar, & Yusda, I. F. (2024). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Mental Terhadap Sikap Remaja Di Sma Inshafuddin Banda Aceh Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(September), 9621–9627.
Sinay, H., Rijali Lapodi, A., & Tukiman, S. (2024). Edukasi Kesehatan Mental Pada Kalangan Remaja di SMAN 26 Maluku Tengah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(3), 3319–3323.
Tyas, D. M., Pertiwi, A., & Nisa, V. Z. (2023). Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Kesehatan Mental Pada Remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(10), 2578–2585. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i10.567.
Yani, D. I., Yan, J., Chua, X., Chee, J., Wong, M., Pikkarainen, M., Shian, Y., & Goh, S. (2025). Perceptions of Mental Health Challenges and Needs of Indonesian Adolescents: A Descriptive Qualitative Study. 1–12. https://doi.org/10.1111/inm.13505.
Yuliana, A., Rina, A., Eff, Y., Abna, I. M., & Novianti, A. (2026). Mental Health Awareness: Edukasi Kesehatan Mental Remaja Lewat Quiz Interaktif. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 10(1), 1259–1266.
Yusuf, M., Rahmadani, A. L., Lestari, Y., & Kurniawan, D. S. (2022). Urgensi Pendidikan Islam dalam Menjaga Kesehatan Mental Remaja di Lingkungan Sekolah pada Era Media Sosial. IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 5(01), 1–17. https://doi.org/10.37542/iq.v5i01.338.
Yusvinanda, F. A., Sari, I., Kosasih, A., & Indonesia, D. (2025). Studi Literatur Tentang Kesehatan Mental Dalam Perspektif Islam dan Psikologi: Faktor dan Strategi Penanganannya. Advances In Education Journal, 5. https://journal.al-afif.org/index.php/aej/article/view/107.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












