Penguatan Literasi Bahasa Indonesia Formal bagi Perangkat Desa se-Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat untuk Mendukung Pelayanan Publik

Authors

  • Sri Nur Yuliyawati Politeknik Negeri Bandung
  • Hazma Hazma Politeknik Negeri Bandung
  • Muhammad Syaiful Nurasman Politeknik Negeri Bandung
  • Tedy Heriyadi Politeknik Negeri Bandung
  • Muhamad Arif Nugraha Politeknik Negeri Bandung
  • Satria Kharimul Qolbi Politeknik Negeri Bandung
  • Dinda Amanda Ainun Nuzul Politeknik Negeri Bandung
  • Yedi Wiguna Politeknik Negeri Bandung

DOI:

https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i4.5643

Keywords:

literasi bahasa Indonesia formal, pelatihan, pelayanan publik, pengabdian kepada masyarakat, perangkat desa

Abstract

Penguatan literasi bahasa Indonesia formal bagi perangkat desa se-Kecamatan Lembang merupakan kebutuhan prioritas guna mendukung penyusunan dokumen kedinasan dan komunikasi pelayanan publik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi perangkat desa dalam menggunakan bahasa Indonesia formal melalui pendekatan partisipatif berbasis pendampingan. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari yang diikuti oleh 30 peserta dari 15 desa, mencakup pelatihan bahasa formal dan praktik penyusunan dokumen autentik, dilengkapi dengan pengenalan teknologi voice-to-text. Evaluasi menggunakan instrumen terpadu berupa pretest–posttest yang terdiri atas soal pilihan ganda dan tugas menulis surat dinas. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 86,29 menjadi 93,24 (t = 5,736; p < 0,001; Cohen’s dz = 1,252). Dari 21 peserta dengan data pretest–posttest lengkap, sebanyak 18 peserta (85,71%) mengalami peningkatan skor. Dari 23 peserta yang mengisi kuesioner, rata-rata kepuasan mencapai 4,63 dari 5. Pendekatan yang mengintegrasikan materi kebahasaan, dokumen autentik, dan teknologi digital berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi literasi bahasa Indonesia formal peserta pelatihan.

References

Arifi, Z., & Rahmad, D. (2019). Efektivitas pelatihan keterampilan menulis formal bagi aparat pemerintah. Jurnal Komunikasi Sosial, 4(3), 112–128.

Astuti, T., Dewi, R., & Muslihah, N. N. (2021). Pelatihan penulisan surat dinas pada perangkat desa/kelurahan di Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas. Jurnal Cemerlang: Pengabdian pada Masyarakat, 4(1), 1–13. https://doi.org/10.31540/jpm.v4i1.1288

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2022). Ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan edisi kelima. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

BPSDM Kementerian Dalam Negeri. (2026, 7 April). Kemendagri gelar sejumlah diklat teknis dan fungsional untuk peningkatan kompetensi aparatur. Kemendagri. https://bpsdm.kemendagri.go.id/newsdetail/907

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage.

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74.

Holmes, J. (2013). An introduction to sociolinguistics (4th ed.). Routledge.

Marlaili, R. (2023). Analisis kinerja perangkat desa dalam memberikan pelayanan administrasi di kantor Desa Simpang Tanah Lapang Kecamatan Kuantan Hilir Kabupaten Kuantan Singingi. Juhanperak, 4(1), 938–948.

Ong, W. J. (2002). Orality and literacy. Routledge.

Praseptiawan, M., Nugroho, E. D., & Iqbal, A. (2021). Pelatihan sistem informasi desa untuk meningkatkan kemampuan literasi digital perangkat Desa Taman Sari. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 521–528. https://doi.org/10.35568/abdimas.v4i1.1206

Prayitno, A. (2024). Urgensi program gerakan literasi desa di Indonesia. Caraka Prabu: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 8(1).

Purwana, B. H., & Sinurat, H. P. (2024). Membangun kelembagaan dan pengembangan kompetensi perangkat desa untuk meningkatkan pelayanan publik di desa. Prosiding Konferensi Nasional Ilmu Administrasi 8.0.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 109.

Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2024 Nomor 55.

Setiawan, A., Wulandari, W., & Munawaroh, S. (2023). Kemampuan aparatur pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan desa di desa dengan status desa mandiri dan desa berkembang (studi kasus: Desa Lembang dan Desa Cimerang Kabupaten Bandung Barat). Repositori UNJANI. https://fisip.unjani.ac.id/repository/

Suparti, S., Amilia, F., & Hayati, K. (2017). Optimalisasi Kompotensi Literasi Bagi Aparat Desa Guna Menuju Desa Mandiri Yang Berwirausaha. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, 3(2).

Widodo, A., & Fatimah, S. (2018). Literasi bahasa Indonesia untuk aparatur pemerintah desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 78–92.

Willudjeng, F. A., Maharani, W. M., & Guntarayana, I. (2024). Komunikasi aparatur desa terhadap peningkatan pelayanan publik di desa se-Kecamatan Kesamben Blitar. Jurnal Media Akademik, 2(1).

Downloads

Published

2026-11-07

How to Cite

Yuliyawati, S. N., Hazma, H., Nurasman, M. S., Heriyadi, T., Nugraha, M. A., Qolbi, S. K., … Wiguna, Y. (2026). Penguatan Literasi Bahasa Indonesia Formal bagi Perangkat Desa se-Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat untuk Mendukung Pelayanan Publik. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(4), 2890–2899. https://doi.org/10.53299/ba-jpm.v6i4.5643