Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia di Ruang Publik Jawa Timur

Authors

  • Nur Rohmah Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Magfirotul Hamdiah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong
  • Afifah Nadiyah N Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Matrix Erga Mahaputri Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Sharlah Fadilah Ayu Saputri Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Fia Nadiya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Sylvira Putri Islami Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Alfia Pingkan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.53299/diksi.v7i1.3662

Keywords:

pembinaan bahasa, pengembangan bahasa, ruang publik, PUEBI, lanskap linguistik, ejaan arkais

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia dalam ruang publik di Jawa Timur melalui analisis linguistik pada tiga media utama, yaitu papan nama usaha, surat resmi, dan media pengumuman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi visual, dan analisis teks berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi kesalahan, interpretasi konteks penggunaan bahasa, dan klasifikasi ke dalam ranah pembinaan atau pengembangan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan bahasa Indonesia di ruang publik masih menghadapi sejumlah tantangan. Berbagai kesalahan kebahasaan ditemukan, antara lain penggunaan huruf kapital yang tidak tepat, penulisan kata depan di yang tidak dipisah, kesalahan tanda baca, penggunaan istilah asing yang tidak diserap, dan inkonsistensi akronim pada dokumen formal. Fenomena ini mengindikasikan kurangnya pemahaman pelaku bahasa terhadap kaidah kebahasaan dan lemahnya pengawasan penggunaan bahasa dalam konteks publik. Sebaliknya, aspek pengembangan bahasa terlihat pada papan nama usaha UMKM yang memanfaatkan variasi linguistik secara kreatif. Penggunaan ejaan arkais seperti Djadoel dan Sjahdoe serta kosakata nonbaku seperti Gress menunjukkan adanya strategi branding yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga simbolik dan estetik. Bahasa digunakan sebagai sarana pembentukan identitas, penciptaan citra nostalgia, serta diferensiasi komersial dalam persaingan pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ruang publik menjadi arena pertemuan antara norma bahasa baku dan kreativitas linguistik masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan bahasa perlu dilakukan secara adaptif agar dapat menjaga standar kebahasaan tanpa menghambat dinamika inovasi bahasa yang berkembang di ruang publik.

References

Al Abidah, R. A. A. A., Mazidah, E., & Masruroh, L. (2025). Linguistic Landscape at Malindo Swimming Pool: Patterns and Representation in a Multilingual Context. Qomaruna Journal of Multidisciplinary Studies, 2(2), 58-68.

Alfaruqy, D., Sunarsih, S., Rohman, T. N., Cholifah, A. N., & Pustika, R. (2025). Pemberian Nama Pada Ruang Publik Di Kota Bandar Lampung: Perspektif Lanskap Linguistik. Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia, 2025.

Awaliyah, N. S., & Rohmah, N. (2025). Spelling Errors in Thesis of Elementary School Teacher Education Students PGRI Adi Buana University Surabaya Class of 2019. Jurnal Disastri, 7(2), 55-67.

Ricardo, P., & Angelita, T. (2025). Pengutamaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik dalam Papan Nama Jalan dan Gedung di Kota Surakarta. Polyglot: Journal of Linguistics, Literature, and Language Education, 1(1), 45-53.

Dewantara, I. P. M., Suandi, I. N., Putrayasa, I. B., & Rasna, I. W. (2018). Membangun Sikap Bahasa Positif terhadap Bahasa Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 2(2), 73-78.

Erwina, E. (2024). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Penerbit Amerta Media.

Herawati, L., & Mulyaningsih, I. (2019). Penggunaan Bahasa Indonesia Pada Surat Resmi di Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon. Indonesian Language Education and Literature, 5(1), 114-124.

Jendra, M. I. I., & Wiradnyana, I. M. (2023). Bilingual store names: A contact-linguistic landscape spectacle in Denpasar. Journal of Applied Studies in Language, 7(2), 153-165.

Humaeroh, L. M., Hendaryan, H., & Hidayatullah, A. (2023). Penggunaan Bahasa Indonesia pada Penulisan Media Ruang Publik di Kecamatan Ciamis. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 225-229.

Fitriah, S., & Putri, A. K. (2023). Kesalahan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik Taman Rimbo Jambi. El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 6(2), 23-31.

Nurlaili, N., Wardani, V., Iqbal, M., & Chida, T. (2023). Analisis Ejaan Dan Diksi Dalam Berita Pada Majalah Tempo Edisi Maret 2022. Education Enthusiast: Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 3(4), 7-23.

Agustina, A., Nusi, A., Aditiawarman, M., & Nurizzati, N. (2024). Framework Model In Linguistic Landscape Strategies To Strengthen National Identity In Tourism Areas. TELL-US JOURNAL, 10(4), 914-927.

Paryono, Y. (2013). Peran strategis media massa dalam pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia. Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra, 4(2), 163-173.

Putri, A. Y., Purnomo, M. E., Sholikhah, H. A., & Salsabila, N. (2025). Dinamika Multibahasa di Ruang Publik Kota Palembang sebagai Cerminan Identitas dan Globalisasi: Kajian Lanskap Linguistik. Linguistik Indonesia, 43(2), 361-375.

Melati, S. (2018). Perencanaan Bahasa Di Indonesia Dan Fungsinya Sebagai Pemersatu Keberagaman Bahasa. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Metalingua, 3(2), 96-104.

Subangun, S. (2023). Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan Surat Resmi di Universitas Muhammadiyah Ponorogo Tahun 2022. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 11(2), 247-257.

Sucipta, I. M. D., Handayani, L. N. C., & Yuliantini, N. N. (2024, October). Analisis Kesalahan Berbahasa Teks Tertulis pada Media Informasi di Ruang Publik Lingkungan Desa Ungasan, Kabupaten Badung. In Prosiding Seminar Nasional Riset Bahasa dan Pengajaran Bahasa (Vol. 6, No. 1, pp. 108-121).

Winarsih, E. (2022). Problematik Bahasa Indonesia Kekinian (Pembinaan dan Pengembangan Bahasa). http://eprint.unipma.ac.id/id/eprint/305

Wirahyuni, K. (2019). Penilikan kesalahan berbahasa Indonesia yang baik dan benar dalam konteks sosial-masyarakat di ruang publik. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 3(1), 68-76.

Yudin, J., Nurjanah, A., & Widiastuti, D. I. (2024). Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka. PARADUTA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial, 2(1), 31-38.

Downloads

Published

2026-01-16