Implementasi Student Well Being di Sekolah Dasar: Studi Kasus SDN 1 Ncera Bima
DOI:
https://doi.org/10.53299/diksi.v7i1.4132Keywords:
Implementasi, Student Well Being, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini menjadi penting karena student well-being memiliki hubungan yang erat dengan kualitas pendidikan secara holistik. Kesejahteraan siswa yang baik dapat mendorong peningkatan prestasi belajar, pengembangan karakter positif, serta kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan di jenjang selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi student well-being di sekolah dasar melalui studi kasus di SDN 1 Ncera Bima. Student well-being merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan akademik maupun non-akademik peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi student well-being di SDN 1 Ncera Bima dilakukan melalui beberapa aspek, yaitu: (1) penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif, (2) penguatan hubungan positif antara guru dan siswa, (3) penerapan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada siswa, serta (4) dukungan terhadap kesehatan mental dan emosional siswa. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan pemahaman guru tentang konsep student well-being dan minimnya fasilitas pendukung. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi guru serta dukungan kebijakan sekolah untuk mengoptimalkan implementasi student well-being. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi student well-being memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan siswa di sekolah dasar. Rekomendasi yang diajukan meliputi penguatan kapasitas guru, pengembangan program berbasis kesejahteraan siswa, serta kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
References
Azizah, M. N., Maufur, M., & Basukiyatno, B. (2024). Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi Berbantuan Canva dalam Meningkatkan Student Well Being di Sekolah Dasar. Journal of Education Research, 5(4), 6425–6437.
Bawamenewi, A. (2024). Perlindungan Guru dalam Pembinaan Karakter Siswa. CV. Intelektual Manifes Media.
Darmawati, D., Miftahuddin, M., Zatrahadi, M. F., Suhaimi, S., Sari, R. N., & Istiqomah, I. (2021). Teknik komunikasi persuasif: pendekatan konseling keluarga dalam mengatasi konflik poligami. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 11(2), 70–85.
Fadhilaturrahmi, F. (2018). Lingkungan belajar efektif bagi siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 1(2), 61–69.
Faizah, F., Prinanda, J. N., Rahma, U., & Dara, Y. P. (2018). School well-being pada siswa berprestasi sekolah dasar yang melaksanakan program penguatan pendidikan karakter. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(2), 161–174.
Faizah, F., Rahma, U., Dara, Y. P., & Gunawan, C. L. (2024). School well-being siswa sekolah dasar dan siswa sekolah menengah pertama pengguna sistem full-day school di Indonesia. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling, 5(1), 14.
Ferdilla, I., Qamaria, R. S., Yasin, M. N., Mukaromah, S., Muawanah, R., & Ghaisani, L. (2023). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama melalui kegiatan bimbingan belajar. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 23–34.
Firdausi, K. (2022). School Well-Being: Alternatif Peningkatan Kesejahteraan Psikologis Siswa dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta, 240.
Fitriatin, E. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dan Student Wellbeing: Mediasi Kepercayaan Diri Siswa. Jurnal Educazione: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran Dan Bimbingan Dan Konseling, 12(2), 107–114.
Hardiansyah, H., Wibawa, R., & Kurniawati, W. (2024). Urgensi Penerapan School Well-Being Di Sekolah Menengah Pertama Pengguna Sistem Full Day School. EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 10(1), 31–39.
Hasanah, F. (2021). Pendekatan Persuasif Mediator Dalam Praktik Mediasi Kasus Perceraian Di Pengadilan Agama Gresik. Shakhsiyah Burhaniyah: Jurnal Penelitian Hukum Islam, 6, 25–48.
Hidayati, B. M. R., & Fadhilah, T. N. (2021). Religiusitas dan kesejahteraan psikologis mahasiswa Fakultas Dakwah. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 2(3), 197–210.
Ianah, A., Latifa, R., Kolopaking, R., & Suprayogi, M. N. (2021). Kesejahteraan siswa: Faktor pendukung dan penghambatnya. Business Economic, Communication, and Social Sciences Journal (BECOSS), 3(1), 43–49.
Indriani, D., Martaningsih, S. T., & Hasanah, E. (2025). Implementasi Gerakan Sekolah Menyenangkan (Gsm) Dalam Membangun Student Wellbeing Di Sd Negeri 002 Sambaliung. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(01), 231–246.
Kosasih, I., Kosasih, E., & Zakariyya, F. (2022). Religiusitas dan kesejahteraan psikologis. Jurnal Psikologi Insight, 6(2), 127–134.
Latief, A. (2023). Peranan pentingnya lingkungan belajar bagi anak. Jurnal Kependidikan, 7(2), 61–66.
Linggi, A. I., & Waji, R. S. (2024). Student well-being ditinjau dari keberfungsian keluarga dan iklim sekolah pada siswa SMK di Kota Makassar. Vol, 6, 12248–12257.
Munajat, D., Kusnawan, A., & Mujib, A. (2024). Penerapan bimbingan agama Islam dalam meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa broken home. Prophetic: Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal, 7(1), 96–105.
Musafiri, M. R. Al. (2021). Psychological Well-Being dan Subjective Well-Being Terhadap Kejenuhan Akademik Siswa. Jurnal Darussalam, 157–176.
Nugraha, R. A. (2023). Penerapan Strategi Berbasis Bukti untuk Meningkatkan Kesejahteraan Siswa. Proceedings of Annual Guidance and Counseling Academic Forum, 66–72.
Rachman, S. A. (2020). Pentingnya penyediaan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak usia dini berbasis kunjungan belajar di masa new normal. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 6(3), 480–487.
Sasmito, E. (2023). Upaya Mewujudkan Student Well Being melalui Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Berdefrensiasi di SMA Negeri 1 Talun Kabupaten Blitar. Jurnal Terapan Pendidikan Dasar Dan Menengah, 3(1), 131–139.
Sholihah, A., & Kurniawan, R. Y. (2016). Analisis pengaruh motivasi belajar dan lingkungan belajar terhadap hasil belajar. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 4(3).
Tanujaya, W. (2014). Hubungan kepuasan kerja dengan kesejahteraan psikologis (psychological well being) pada karyawan cleaner (studi pada karyawan cleaner yang menerima gaji tidak sesuai standar UMP di PT. Sinergi Integra Services, Jakarta). Jurnal Psikologi Esa Unggul, 12(02), 126322.
Widodo, W. (2022). Model student well-being di Sekolah Dasar. Universitas Negeri Malang.
Zubairi, Z., Nurdin, N., & Halida, T. Z. (2023). Hubungan Bimbingan Orang Tua Dengan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SDIT Rabbani Rajeg Kabupaten Tangerang. EDUKASIA Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 2169–2182.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










