Strategi Pembelajaran Bermain Peran dalam Pendidikan Anak Usia Dini (Implementasi dan Implikasi)

Authors

  • Admesri Seo Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Delila Plaikol Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Demarlin Talan Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Seferianti Tanaem Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Petrus Logo Radja Institut Agama Kristen Negeri Kupang

DOI:

https://doi.org/10.53299/diksi.v7i3.5084

Keywords:

Bermain Peran, perkembangan sosial emosional, anak usia dini; taman kanak-kanak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis implementasi strategi bermain peran, (2) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta (3) mendeskripsikan dampaknya terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di Taman Kanak-Kanak (TK). Penelitian menggunakan metode literature review dengan menganalisis 19 artikel dan buku rujukan yang diterbitkan pada rentang tahun 1952–2023, melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi bermain peran yang efektif memerlukan tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan dengan pijakan (scaffolding) yang memadai, dan evaluasi autentik, serta didukung oleh ketersediaan media yang tepat, kreativitas pendidik, dan kemampuan mengelola tantangan seperti egosentrisme, kurangnya disiplin, dan sikap pemalu pada anak. Bermain peran ditemukan berdampak positif terhadap keberanian dan kepercayaan diri, kemandirian, kemampuan komunikasi, keterampilan interaksi sosial, serta regulasi emosi anak. Temuan ini menegaskan bahwa bermain peran merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk mengoptimalkan perkembangan sosial emosional anak di TK dan perlu diintegrasikan secara sistematis ke dalam kurikulum PAUD.

References

Bandura, A. (2021). Social learning theory. Routledge.

Erikson, E. H. (1963). Childhood and society (2nd ed.). W. W. Norton & Company.

Harianja, A. L., Siregar, R., & Lubis, J. N. (2023). Upaya meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini melalui bermain peran. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4871–4880. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5159

Hartati, S. (2020). Pengaruh bermain peran terhadap kepercayaan diri anak usia dini di TK Kecamatan Tampan Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 112–125.

Hurlock, E. B. (2016). Perkembangan anak jilid 1 (6th ed.) (M. Tjandrasa, Terj.). Erlangga. (Karya asli diterbitkan 1978)

Inten, D. N. (2017). Pengembangan keterampilan berkomunikasi anak usia dini melalui metode bermain peran. Mediator: Jurnal Komunikasi, 10(1), 109–120. https://doi.org/10.29313/mediator.v10i1.2712

Isbell, R., & Raines, S. (2003). Creativity and the arts with young children. Delmar Learning.

Khadijah, Arlina, Hardianti, R. W., & Maisarah. (2021). Model pembelajaran Bank Street dan sentra, serta pengaruhnya terhadap sosial emosional anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1960–1972. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1054

Maghfiroh, A. S., Usman, J., & Nisa, L. (2020). Penerapan metode bermain peran terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di PAUD/KB Al-Munawwarah Pamekasan. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 51–65. https://doi.org/10.19105/kiddo.v1i1.2978

Mukhlis, A., & Mbelo, F. H. (2019). Analisis perkembangan sosial emosional anak usia dini pada permainan tradisional. Preschool: Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 11–28. https://doi.org/10.18860/preschool.v1i1.8172

Musfiroh, T. (2019). Bermain sambil belajar dan mengasah kecerdasan: Stimulasi kecerdasan majemuk anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 3(1), 45–60.

Paré, G., Trudel, M. C., Jaana, M., & Kitsiou, S. (2015). Synthesizing information systems knowledge: A typology of literature reviews. Information & Management, 52(2), 183–199. https://doi.org/10.1016/j.im.2014.08.008

Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press.

Ramadhani, P. R., & Fauziah, P. Y. (2020). Hubungan sebaya dan permainan tradisional pada keterampilan sosial dan emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 1011–1021. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.502

Santrock, J. W. (2018). Child development (15th ed.). McGraw-Hill Education.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wati, E., & Putri, R. A. (2022). Pengaruh bermain peran terhadap keterampilan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di TK Islam Terpadu. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2118–2130. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1982

Wertsch, J. V. (1991). Voices of the mind: A sociocultural approach to mediated action. Harvard University Press.

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indone

Downloads

Published

15-07-2026

How to Cite

Seo, A., Plaikol, D., Talan, D., Tanaem, S., & Radja, P. L. (2026). Strategi Pembelajaran Bermain Peran dalam Pendidikan Anak Usia Dini (Implementasi dan Implikasi). DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Sosial, 7(3), 717–725. https://doi.org/10.53299/diksi.v7i3.5084