Evaluasi Implementasi Program Kokurikuler Berbasis Proyek dalam Membentuk Karakter Mandiri dan Kolaborasi Siswa Kelas XI SMA dengan Model CIPP
DOI:
https://doi.org/10.53299/diksi.v7i3.5203Keywords:
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, evaluasi CIPP, karakter mandiri, karakter kolaboratif, Kurikulum MerdekaAbstract
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan program kokurikuler dalam Kurikulum Merdeka yang bertujuan mengembangkan karakter peserta didik, khususnya karakter mandiri dan kolaboratif. Namun, implementasi program masih menghadapi berbagai tantangan sehingga diperlukan evaluasi yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi Program P5 dalam membentuk karakter mandiri dan kolaboratif peserta didik menggunakan model evaluasi Context, Input, Process, Product (CIPP). Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain embedded. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen Context berada pada kategori baik (74,81%), sedangkan komponen Input (81,67%), Process (82,50%), dan Product (76,50%) berada pada kategori sangat baik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program P5 telah didukung oleh perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, kesiapan sumber daya yang memadai, pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek yang efektif, serta memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter mandiri dan kolaboratif. Meskipun demikian, peningkatan kompetensi guru, dokumentasi proses pembelajaran, partisipasi peserta didik dalam tahap perencanaan, dan dukungan sumber daya masih perlu diperkuat. Dengan demikian, implementasi Program P5 di SMAN 1 Bantaeng telah berjalan secara efektif dan dapat menjadi dasar perbaikan program secara berkelanjutan. Penelitian mendatang disarankan untuk memperluas cakupan sampel ke berbagai tingkatan satuan pendidikan serta mengkaji dampak jangka panjang program P5 terhadap dimensi karakter Profil Pelajar Pancasila lainnya.
References
Afriadi, B., & Fitri, F. (2025). Model evaluasi kurikulum: Paradigma dan implikasinya dalam peningkatan mutu pendidikan. Jurnal Evaluasi Pendidikan. https://doi.org/10.21009/jep.v16i1.58117
Alanshori, M., Maulidi, A., Zahidi, S., Kusaeri, K., & Suparto, S. (2025). Penerapan model evaluasi CIPP pada program pendidikan di Indonesia. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme. https://doi.org/10.37680/scaffolding.v7i2.7390
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2022). Panduan pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Kajian akademik: Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Bell, S. (2010). Project-based learning for the 21st century: Skills for the future. The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, 83(2), 39–43. https://doi.org/10.1080/00098650903505415
Betari, M. E., & Rusman, R. (2024). Evaluation of the project for strengthening the Profil Pelajar Pancasila. Inovasi Kurikulum, 21(3), 1437–1448. https://doi.org/10.17509/jik.v21i3.71960
Chotimah, U., Syarifuddin, S., Hiltrimartin, C., Mariyani, M., & Karunia, R. R. (2025). Evaluation of Pancasila student profile strengthening in junior high schools using the CIPP model. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(1). https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i1.6259
Chotimah, U., Syarifuddin, D., Hiltrimartin, C., Mariyani, N., & Karunia, A. (2023). Kesiapan guru dan sistem monitoring dalam implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Evaluasi Pendidikan Indonesia, 4(2), 98–110.
Christanti, M. S. O., & Kusuma, D. (2025). Evaluation of Pancasila student profile strengthening project implementation in elementary school grade 1 using the CIPP model. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 4(4), 2036–2048. https://doi.org/10.56916/jirpe.v4i4.2026
Creswell, J. W. (2014). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed (Edisi ketiga). Pustaka Pelajar.
Dewi, S., Isnaeni, W., & Djuniadi. (2025). Systematic literature review: Evaluasi implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah. Manuskrip belum diterbitkan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang.
Dwiyani, N. A., Suprijono, A., & Wisnu, W. (2023). Studi eksplorasi pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai penguatan pendidikan karakter mata pelajaran IPS di SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo. Jurnal Artefak, 11(1), 1–12.
Fitzpatrick, J., Sanders, J., & Worthen, B. (1987). Program evaluation: Alternative approaches and practical guidelines.
Gurunathan, A. (2025). Mengevaluasi efektivitas pelatihan dan pengembangan karyawan menggunakan model pelatihan empat tingkat Kirkpatrick: Pendekatan kuantitatif. Jurnal Riset dan Analisis Manajemen. https://doi.org/10.18231/j.jmra.2025.009
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Dimensi, elemen, dan subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Dimensi, elemen, dan sub-elemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka (Versi 2).
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan pembelajaran dan asesmen. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Kemdikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Keputusan Menteri Nomor 262/M/2022 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka. Kemdikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Laporan hasil evaluasi implementasi Kurikulum Merdeka tahun 2023. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Kajian akademik: Kurikulum Merdeka (Edisi 1, Maret 2024). Pusat Kurikulum dan Pembelajaran.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025). Naskah akademik pembelajaran mendalam: Menuju pendidikan bermutu untuk semua. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
Kemendikbudristek. (2021). Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek. (2022). Kepmendikbudristek No. 262/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum.
Kemendikbudristek. (2022). Keputusan Menteri Nomor 262/M/2022 tentang Perubahan atas Kepmendikbudristek Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum.
Kesumawati, N. L. D., Landrawan, I. W., Tresnayani, N. N. R., Rahayu, N. M. I. W., Marta, K. A. S., Oktaviantari, K. C. R., Lantakai, T. A., & Santi, N. N. G. (2024). Implementation of the Pancasila student profile strengthening project (P5) in developing critical thinking character and global diversity in students of SMA Negeri 4 Singaraja. ICLSSE 2024 Conference Proceedings. https://doi.org/10.4108/eai.17-10-2024.2353729
Khasanah, V. A., & Muthali’in, A. (2023). Penguatan dimensi bernalar kritis melalui kegiatan proyek dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 11(2), 225–236.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Likert, R. (1932). A technique for the measurement of attitudes. Archives of Psychology, 140, 1–55.
Melati, P. D., Rini, N., Musyaiyadah, & Firman. (2023). Analisis pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di tingkat sekolah menengah atas. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran, 8(1), 22–33.
Muliadi, A., & Pahmi, M. (2021). Pendidikan holistik berbasis karakter dalam Tasyrih Wasiat Renungan Masa karya TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid. Jurnal Pendidikan Karakter. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.39444
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2019). OECD future of education and skills 2030: OECD learning compass 2030. OECD Publishing.
Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara.
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Pemerintah RI.
Pravitasari, I., Mahfud, H., & Supianto, A. (2023). Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam membentuk karakter peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 13(2), 145–156. https://jurnal.uns.ac.id/JDDI/article/view/75773
Rai, S. (2025). Reimagining learning: The relevance and application of constructivist theory in 21st century classrooms. International Journal for Multidisciplinary Research. https://doi.org/10.36948/ijfmr.2025.v07i04.50004
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78.
Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.
Scager, K., Boonstra, J., Peeters, T., Vulperhorst, J., & Wiegant, F. (2016). Collaborative learning in higher education: Evoking positive interdependence. CBE—Life Sciences Education, 15(4), 1–9. https://doi.org/10.1187/cbe.16-07-0219
Schunk, D. H. (2012). Learning theories: An educational perspective (6th ed.). Pearson Education.
SMAN 1 Bantaeng. (2025). Profil. https://sman1bantaeng.com/profil/
SMAN 1 Bantaeng. (2025). Visi, misi dan tujuan.https://sman1bantaeng.com/visi-misi-dan-tujuan/
Stufflebeam, D. L. (1971). The relevance of the CIPP evaluation model for educational accountability. Journal of Research and Development in Education, 5(1), 19–25.
Stufflebeam, D. L., & Coryn, C. L. S. (2014). Evaluation theory, models, and applications (2nd ed.). Jossey-Bass.
Stufflebeam, D. L., & Shinkfield, A. J. (2007). Evaluation theory, models, and applications. John Wiley & Sons.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Thomas, J. W. (2000). A review of research on project-based learning. The Autodesk Foundation.
Wardani, P. W., & Hardini, A. T. A. (2025). Evaluasi program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Fase B menggunakan model CIPP di SD Negeri Kaliwungu 04. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(2), 1174–1184. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i2.3319
Yanzi, A., El Faisal, A., Mentari, D., Rohman, F., & Seftriyana, R. (2023). Evaluasi pelaksanaan proyek P5 dalam menumbuhkan nilai gotong royong dan kolaborasi siswa. Jurnal Kajian Pendidikan Karakter, 5(3), 77–89.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










