Peningkatan Kontrol Diri dalam Menghadapi Fear of Missing Out (FOMO) melalui Bimbingan Kelompok Behavioral Contract di SMA Negeri 2 Kudus
DOI:
https://doi.org/10.53299/diksi.v7i3.5475Keywords:
bimbingan kelompok, behavioral contract, kontrol diri, FOMO, media sosialAbstract
Fear of Missing Out (FOMO) merupakan kekhawatiran yang meresap bahwa orang lain sedang mengalami pengalaman sosial yang lebih bermakna, yang mendorong perilaku kompulsif memantau media sosial dan berkaitan dengan rendahnya kontrol diri murid. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi awal, pelaksanaan, dan peningkatan kontrol diri murid kelas XI F2 SMA Negeri 2 Kudus dalam menghadapi FOMO melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik behavioral contract. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dua siklus, masing-masing tiga pertemuan. Subjek penelitian adalah 8 murid yang dipilih secara purposif berdasarkan skor kontrol diri rendah dan FOMO tinggi. Data dikumpulkan melalui angket kontrol diri (30 butir), angket FOMO (28 butir), observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif komparatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kontrol diri meningkat dari 44,8% (kategori rendah) pada pra siklus menjadi 58,8% (kategori sedang) pada akhir Siklus I, dan 79,4% (kategori tinggi) pada akhir Siklus II. Sebaliknya, rata-rata skor FOMO menurun dari 79,1% (kategori tinggi) menjadi 63,4% (kategori sedang), dan akhirnya 41,3% (kategori rendah). Peningkatan paling signifikan terjadi setelah behavioral contract bersifat bilateral dan bertahap atau graduated diterapkan pada Siklus II. Penelitian ini menyimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik behavioral contract efektif meningkatkan kontrol diri murid dalam menghadapi FOMO, sehingga dapat menjadi alternatif intervensi bagi guru bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain dengan kelompok kontrol pembanding serta pengukuran tindak lanjut atau follow-up untuk menguji keberlanjutan perubahan perilaku dalam jangka panjang, mengingat dimensi kecanduan atau addiction pada FOMO masih menunjukkan capaian perbaikan yang paling moderat dibandingkan dimensi.
References
Aisy, D. F., & Sugiyo, S. (2021). Pengaruh Kontrol Diri Terhadap Prokrastinasi Akademik Siswa Kelas XI SMA N 1 Kedungwuni. Konseling Edukasi “Journal of Guidance and Counseling,” 5(2), 157. https://doi.org/10.21043/konseling.v5i2.12068
Anggraini, N., & Hasibuan, A. D. (2025). Reducing Student Tardiness Through Group Guidance With Behavior Contract Technique: Mengurangi Keterlambatan Siswa Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Kontrak Perilaku. Indonesian Journal of Innovation Studies, 26(3). https://doi.org/10.21070/ijins.v26i3.1509
Chyquitita, T. (2024). Mengurai Fenomena FoMo dikalangan Remaja. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 3763–3771. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i4.7406
Corey, G. (2024). Theory and practice of counseling and psychotherapy (Eleventh edition). Cengage.
Corey, M. S., Corey, G., & Corey, C. (2018). Groups: Process and practice (Tenth edition). Cengage Learning.
Cormier, L. S. (Louise S., Nurius, P., & Osborn, C. J. (2017). Interviewing and change strategies for helpers (8e ed.). Cengage Learning.
Edgemon, A. K., Rapp, J. T., Coon, J. C., Cruz‐Khalili, A., Brogan, K. M., & Richling, S. M. (2021). Using behavior contracts to improve behavior of children and adolescents in multiple settings. Behavioral Interventions, 36(1), 271–288. https://doi.org/10.1002/bin.1757
Fitri, H. U., Azizah, I. M., & Suryati, S. (2024). The Effectiveness Of Group Counseling Cognitive Restructuring Techniques To Reduce Fear Of Missing Out (Fomo) In Adolescent Social Media Users In Bayung Lencir. Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling, 5(2), 218–227. https://doi.org/10.36728/cijgc.v5i2.3383
Hadi, I. S., Sucipto, S., & Zamroni, E. (2022). Peningkatan Kontrol Diri Siswa Dalam Bermedia Sosial Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Self Management. Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC), 1(2), 171–180. https://doi.org/10.24176/mrgc.v1i2.8707
Handiman, U. T., & Cahyra, W. A. (2025). Fear of Missing Out (FOMO). CV Penerbit Buku Indonesia.
Hartono, A., & Soedarmadji, B. (2021). Penguasaan teori behavioral dan efektivitas implementasi behavioral contract dalam bimbingan kelompok. Jurnal Konseling Gusjigang, 7 (1).
Hasanah, I., Sa’idah, I., Fakhriyani, D. V., & Aisa, A. (2022). Bimbingan kelompok: Teori dan praktik.
Isti Fahrurrozi Muhammad Ilham. (2025). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Menggunakan Teknik Pengendalian Diri Mengurangi Intensitas Penggunaan Permainan Dalam Jaringan. Jurnal Psikoedukasia, 1(01), 48–59. https://doi.org/10.26877/wzc2f532
Kurniawan, R., & Pratiwi, D. (2021). Teknik behavioral contract dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan kontrol diri remaja dalam menggunakan media sosial. Jurnal Konseling Komprehensif, 8 (2).
Kusumawati, F., & Hadayana, S. (2021). Peran tahap pembentukan dalam bimbingan kelompok dengan behavioral contract. Jurnal Konseling Inonesia, 8 (1).
Lasmawan, I. W., & Marganuyasa, I. G. (2025). Implementasi Model Konseling Kelompok Dengan Teknik Behavioral Contract Dalam Mereduksi Prilaku Agresivitas Verbal Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Smp. (1).
Maharani, L., & Sulistyarini, I. (2021). Graduated contract untuk permasalahan kontrol diri remaja terhadap penggunaan gadget. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10 (2).
Mao, J., & Zhang, B. (2023). Differential Effects of Active Social Media Use on General Trait and Online-Specific State-FoMO: Moderating Effects of Passive Social Media Use. Psychology Research and Behavior Management, Volume 16, 1391–1402. https://doi.org/10.2147/PRBM.S404063
Mayangsari, A., Sugiharto, D., & Mulawarman, M. (2024). Self-Control in Adolescent: A Systematic Literature Review. Jurnal Wahana Konseling, 7(2), 230–245. https://doi.org/10.31851/juang.v7i2.17027
Nursalim, M. (2015). Strategi dan intervensi konseling. Akademia Permata.
Prayitno. (1995). Layanan bimbingan dan konseling kelompok (dasar dan profil). Ghalia Indonesia.
Putra, R. S., Pratama, S. R. P., Intania, C. P., Febrianti, D., & Setyaputri, N. Y. (2025). Peningkatan Kontrol Diri untuk Mengatasi FOMO di Era Media Sosial Melalui Layanan Konseling Multibudaya.
Putri, A. P. (2025). Pentingnya Memahami Kondisi Kontrol Diri Siswa Pembolos.
Savitri, E. N. A., & Suprihatin, T. (2021). Peran Kontrol Diri dan Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Kecenderungan Adiksi Media Sosial pada Generasi Z yang Berstatus Mahasiswa. 3.
Skinner, B. F. (1965). Science and human behavior (First Free Press Paperback edition). The Free Press.
Susanti, & Kustini. (2021). Keunggulan behavioral contract dibandingkan teknik konseling konvensional: Studi pada remaja SMA. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6 (1).
Utomo, S. B. (2021). Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Behavior Contract Untuk Mengurangi Kebiasaan Bermain Game Online. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 4(1). https://doi.org/10.24176/jpp.v4i1.6470
Wahyudin, H., Ramli, H., M, C., Eva, N., Sari, D., & K, F. (2025). Self-control in the digital age: A systematic review of predictors and interventions for academic success and digital behavior. TPM – Testing, Psychometrics, Methodology in Applied Psychology, 32 (4).
Wahyuningtyas, I., Im Hambali, & Muslihati. (2024). Profil Kecenderungan Fear of Missing Out (FoMO) Pada Siswa Sekolah Menengah Atas. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 984–991. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.6764
Yadi, H. F., Firman, F., & Netrawati, N. (2023). The Effectiveness of Group Counseling Using a Humanistic Existential Approach in Reducing FOMO Learning in the New Normal Era. Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 10(2), 260–272. https://doi.org/10.21107/widyagogik.v10i2.18073
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










