Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengelola Konflik di SDN 053975 Stabat Lama

Authors

  • Putri Delima Universitas Negeri Medan
  • Nova Arianti Universitas Negeri Medan
  • Nurhaliza Nurhaliza Universitas Negeri Medan
  • Rotua Sahat Pardamean Simanullang Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.53299/diksi.v7i4.5550

Keywords:

Kepemimpinan Kepala Sekolah, Manajemen Konflik, komunikasi, musyawarah, sekolah dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola konflik di SDN 053975 Stabat Lama. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara terhadap kepala sekolah dan seorang guru serta dokumentasi. Hasil kajian memperlihatkan bahwa konflik bersumber dari pembagian tugas piket, pengawasan siswa, tugas tambahan, komunikasi dan koordinasi, keterbatasan sarana, serta pemanfaatan teknologi dalam administrasi. Konflik tersebut diklasifikasikan menjadi konflik tugas dan tanggung jawab, konflik komunikasi dan koordinasi, konflik antarguru, serta konflik sarana dan sumber daya. Kepala sekolah menempuh komunikasi terbuka dan musyawarah yang dapat dimaknai sebagai strategi komunikatif, kolaboratif, mediasi, dan preventif. Pada kasus jadwal piket, pihak yang berselisih dipertemukan dan prosedur operasional standar (SOP) piket disusun kembali sehingga pembagian tugas menjadi lebih jelas dan adil. Berdasarkan interpretasi peneliti, praktik tersebut paling mendekati mode kolaborasi dalam model ThomasKilmann serta selaras dengan kepemimpinan situasional dan dimensi pertimbangan individual pada kepemimpinan transformasional. Pendekatan kekeluargaan berperan menjaga hubungan antarguru, tetapi konsistensi penegakan aturan dan kedisiplinan tetap diperlukan.

References

Bass, B. M., & Avolio, B. J. (1994). Improving organizational effectiveness through transformational leadership. Sage Publications.

Haya, & Khusnuridlo, M. (2020). Kepemimpinan & manajemen konflik. El-Rumi Press.

Hersey, P., & Blanchard, K. H. (1993). Management of organizational behavior: Utilizing human resources (6th ed.). Prentice Hall.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Rev. ed.). PT Remaja Rosdakarya.

Rahman, N. (2026). Kepemimpinan publik dan manajemen konflik: Pendekatan integratif berbasis Model HNR (Harmonization-Negotiation-Resolution). Asha Publishing.

Rohaini, A., & Fathoni, T. (2025). Strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam manajemen konflik di lingkungan pendidikan. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 5(2), 450–457. https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i2.6287

Sabariah, S., Ulfah, A., Ikhwan, I., Rufi’i, R., Gunawan, W., & Hamid Bashori, A. (2024). Principals’ strategies in managing internal conflict in elementary schools. EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 9–18.

Sobirin, & Nurhidayat. (2025). Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru (studi kasus di MA Al-Furqon Cimerak). Jurnal Global Futuristik: Kajian Ilmu Sosial Multidisipliner, 3(1), 8–15.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Swandi, & Nasruddin. (2025). Strategi kepala sekolah dalam mengelola konflik antar guru di masa transisi Kurikulum Merdeka. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 6(2), 166–175. https://doi.org/10.53299/diksi.v6i2.2046

Thomas, K. W., & Kilmann, R. H. (1974). Thomas-Kilmann conflict mode instrument. Xicom.

Winarti. (2025). Strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola perubahan di SMK Negeri 4 Bojonegoro. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 741– 746. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i1.6456

Downloads

Published

02-11-2026

How to Cite

Delima, P., Arianti, N., Nurhaliza, N., & Simanullang, R. S. P. (2026). Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengelola Konflik di SDN 053975 Stabat Lama . DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Sosial, 7(4), 996–1005. https://doi.org/10.53299/diksi.v7i4.5550