Pengembangan E-Modul Berbasis Deep Learning IPAS untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Kelas IV SDN 20 Rabadompu Timur Kota Bima
DOI:
https://doi.org/10.53299/jagomipa.v6i2.4279Keywords:
E-Modul, Deep Learning, Literasi Sains, IPASAbstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-Modul Berbasis Deep Learning IPAS Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Kelas IV Di SDN 20 Rabadompu Timur, Kota Bima. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurangnya media pembelajaran yang mengakibatkan pembelajaran terlihat satu arah, sebagian besar peserta didik terlihat ada yang paham dan ada yang kurang paham pada pembelajaran IPAS dinyatakan dengan adanya sekitar 3-4 peserta didik yang belum fasih dalam membaca. Penelitian ini menggunakan model Penelitian dan Pengembangan (R&D), khususnya model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Berdasarkan hasil analisis data dilakukan melalui validasi ahli materi memperoleh skor sebesar 87,18%, sedangkan validasi ahli media memperoleh skor sebesar 86,4%, keduanya masuk dalam kategori “Sangat Layak”. Kepraktisan melalui respon guru memperoleh skor sebesar 86,67%, sedangkan kepraktisan respon peserta didik memperoleh skor sebesar 89,4%. Keduanya termasuk dalam kelompok “Sangat Praktis”. Subjek penelitian terdiri dari 10 peserta didik kelas IV, guru IPAS, validator ahli materi dan ahli media. Teknik pengumpulan data melalui tahap wawancara dan observasi, instrumen kelayakan dan kepraktisan, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan media yang digunakan di kelas masih bersifat satu arah serta pembelajaran masih jarang menerapkan pembelajaran yang mengarah pada kehidupan sehari-hari, pada kelas IV penggunaan media digital masih menghadapi kendala terlihat pada penggunaan teknologi baru di terapkan melalui pelatihan dan pada proses pembelajaran belum diterapkan teknologi pada proses pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis melalui kelayakan dan kepraktisan mengonfirmasi bahwa E-Modul berbasis Deep Learning IPAS layak dan praktis digunakan dalam proses pembelajaran khususnya materi IPAS.
References
Adnyana, I. K. S. (2024). Jurnal Retorika Vol . 5 No . 1 Juni 2024 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Flores Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. 5(1), 1–14.
Azzahra, Y., & Jaya, C. A. (2025). Pendekatan Deep Learning: Transformasi Mindful, Meaningful, dan Joyful dalam Pembelajaran Holistik. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 5(3), 769-776.
Aldoobie, N. (2015). ADDIE model. American international journal of contemporary research, 5(6), 68-72
Daryanto, D. (2013). Menyusun modul bahan ajar untuk persiapan guru dalam mengajar. Yogyakarta: Gava Media, 9-23.
Daryanto, D. (2016). Media Pembelajaran Edisi Ke-2 Revisi. Yogyakarta: Penerbit Gava Media.
Jafnihirda, L., Rizal, F., & Pratiwi, K. E. (2023). Efektivitas Perancangan Media Pembelajaran Interaktif E-Modul. 3, 227–239.
Jurecki, K., & Wander, M. C. F. (2012). Science Literacy , Critical Thinking , and Scientific Literature : Guidelines for Evaluating Scientific Literature in the Classroom. 105, 100–105. https://doi.org/10.5408/11-221.1
Kelly, D., Nord, C.W.,F.,J.Y., & Kastberg (2014). Performance of U.S. 15-Year-Old Students in Mathematics, Science, and Reading Literacy in an International Context.
Kemdikbud, D. I. T. P. S. D. (2022). Hal-hal Esensial.
Maulinda, T. N., Megawati, E., Rafidah, F., Interaktif, E., & Prosedur, T. (2024). EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BAHASA. 8(3), 386–393.
Mayer, E. (2009). Multimedia Learning. 41, 27–29.
Nanang, E.(2014). IDENTIFIKASI KEMAMPUAN SISWA DALAM PEMBELAJAAN BIOLOGI DITINJAU DARI ASPEK-ASPEK SAINS
Nofiana, M., & Julianto, T. (2018). UPAYA PENINGKATAN LITERASI SAINS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL.
Pakaya, I., & Hakeu, F. (2023).Peran Tri Pusat Pendidikan Ki Hajar Dewantoro Dalam Transformasi Kurikulum Merdeka
Putrianata, D., & Chairunisa, E. D. (2020). Jurnal sejarah dan pembelajaran sejarah. 5.Slamet, F. A. (n.d.). MODEL PENELITIAN PENGEMBANGAN ( R n D ).
Slamet, F. A. (2022). MODEL PENELITIAN PENGEMBANGAN ( R n D ).
Susilowati, E. (2021). Penggunaan Media Gambar Seri Dalam Meningkatkan Aktivitas Dan Keterampilan Menulis Paragraf Bahasa Indonesia Bagi Siswa Kelas Iii Sdn 4 Kradenan Grobogan. Wawasan Pendidikan, 1(2), 305–316. https://doi.org/10.26877/wp.v1i2.9455
Silalahi, A. (2017). Development Research (Penelitian Pengembangan): Teori dan Praktek dalam Bidang Pendidikan. Lingga Jaya.
Sugiyono. (2020). METODE PENELITIAN KUANTITATIF, KUALITATIF DAN R&D
Schleicher, A. (2019). PISA 2018: Insights and interpretations. oecd Publishing.
Zakarina, U., Ramadya, A. D., Sudai, R., & Pattipeillohi, A. (2024). Integrasi Mata Pelajaran Ipa Dan Ips Dalam Kurikulum Merdeka Dalam Upaya Penguatan Literasi Sains Dan Sosial Di Sekolah Dasar. Damhil Education Journal, 4(1), 50. https://doi.org/10.37905/dej.v4i1.2487
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











