Meningkatkan Kegembiraan (Joyful learning) melalui Media Pembelajaran Powtoon pada Materi Gerak dan Gaya
DOI:
https://doi.org/10.53299/jagomipa.v6i2.4398Keywords:
Powtoon, kegembiraan, pembelajaran IPA, penelitian tindakan kelas, gerak dan gayaAbstract
Rendahnya kegembiraan belajar siswa tidak hanya berdampak pada menurunnya partisipasi dalam pembelajaran, tetapi juga dapat menghambat terciptanya pengalaman belajar yang bermakna. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan pembelajaran melalui penggunaan media Powtoon yang mampu menyajikan materi secara menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kegembiraan belajar siswa melalui penerapan media Powtoon pada pembelajaran IPA materi gerak dan gaya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan Taggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan masing-masing dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas VIII D. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung persentase kegembiraan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Powtoon mampu meningkatkan kegembiraan belajar siswa secara bertahap pada setiap siklus. Pada tahap pra-siklus, persentase kegembiraan siswa sebesar 61,54% dengan kategori cukup. Setelah diterapkan media Powtoon pada siklus I pertemuan 1 meningkat menjadi 72,12% dengan kategori baik, kemudian meningkat lagi pada pertemuan 2 menjadi 79,81% dengan kategori baik. Pada siklus II pertemuan 1 persentase mencapai 80,77% dengan kategori sangat baik, dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 88,46% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Powtoon efektif dalam meningkatkan kegembiraan belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi gerak dan gaya. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggembangkan penggunaan media pembelajaran berbasis pawtoon pada materi IPA lainnya maupun pada pelajaran yang lain.
References
Akhyar, D. Al. (2024). Membentuk Karakter Peserta Didik dengan Pendekatan Deep Learning. GHIROH, Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 3(2), 173–179. https://doi.org/10.61966/ghiroh.v3i2.61
Anwar, M., & Sodik, H. (2025). Kerangka Konseptual Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Implementasinya dalam Pendidikan di Indonesia. Tafhim Al-‘Ilmi : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 17(1), 69–96.
Astuti, I. A. D., Nursetyo, K. I., Hanavi, I., & Susanto, T. T. D. (2023). Navigation Physics : Journal of Physics Education Penggunaan Teknologi Digital dalam Pembelajaran IPA : Study Literature Review. Navigation Physics : Journal of Physics Education, 5(1), 35–43.
Deliviana, E. (2017). Aplikasi Powtoon Sebagai Media Pembelajaran : Manfaat dan Problematikanya. Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis Ke-56 Universitas Negeri Makassar.
Hidayati, N., & Jannah, M. (2025). Penerapan Media Audio-Visual Powtoon untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa. REGRESI: Journal of Mathematics Education and Application, 1(1), 1–9.
Irianti, T. S. (2022). Upaya Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Ips Menggunakan Metode Teka-Teki Silang Pada Siswa Kelas Ix F Smp Negeri 1 Dayeuhluhur. Jurnal Insan Cendekia, 3(2), 60–71. https://doi.org/10.54012/jurnalinsancendekia.v3i2.87
Irsan. (2021). Implemensi Literasi Sains dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5631–5639. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1682 Copyright
Jalaludin. (2021). Penelitian Tindakan Kelas. Pustaka Media Guru.
Lestari, N. D., Afryaningsih, Y., & Farisi, S. Al. (2024). Pengaruh Media Interaktif Animasi terhadap Minat Belajar pada Mata Pelajaran IPAS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 14 Sungai Raya. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 8(8), 119–147.
Mariani, S., & Ramadan, S. (2024). Pemanfaatan Aplikasi Powtoon sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. MADRASAH IBTIDAIYAH RESEARCH JOURNAL, 2(2), 132–138.
Maulidina, N. Y., & Khusaini. (2023). Tantangan Pembelajaran Materi Gerak dan Gaya di Tingkat SMP Pada Kurikulum Merdeka : Studi Kasus. Seminar Nasional Pendidikan IPA Dan Matematika 2023, 208–214.
Milo, K., Dhiu, P., & Laksana, D. N. L. (2025). Analisis Penggunaan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Siswa di SDK Regina Pacis. Jurnal Citra Pendidikan Anak (JCPA), 4(1), 96–103.
Nurjanah, A., Susilawati, D., Yusup, J. M., & Hendriyanto, A. (2025). Use of Powtoon as a Technology-Based Creative Learning Medium : A Systematic Literature Review. Engineering Proceedings, 107(54). https://doi.org/10.3390/engproc2025107054
Nusroh, H., Kusumaningsih, N., & Wiyanto. (2024). Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA siswa kelas VIII D SMPN 18 Semarang. Seminar Nasional Pendidikan Dan Penelitian Tindakan Kelas, 728–734.
Pertiwi, R. I., Sukma, N. M., Agustin, D. A., Jamaludin, U., & Setiawan, S. (2024). Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Prestasi Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(19), 665–673. https://doi.org/10.5281/zenodo.8415901 p-ISSN:
Putri, E. A. R., & Widiansyah, A. T. (2023). Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Melalui Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran IPA Indonesia, 13(3), 126–131.
Qurrotaini, L., Sari, T. W., & Sundi, V. H. (2020). Efektivitas Penggunaan Media Video Berbasis Powtoon dalam Pembelajaran Daring. Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ.
Rahmawati, W., Utomo, A. Y., Aprilliani, F. N., Malikhah, Saputro, I. H., Sintarani, C., & Sagana, K. M. (2024). Implementasi PowToon sebagai Media Pembelajaran Menyimpulkan Teks Diskusi SMP Kelas IX. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa Dan Pendidikan, 2(4), 40–49. https://doi.org/10.61132/pragmatik.v2i4.981
Ramadhana, N. H., & Prastowo, A. (2021). Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Web Powtoon untuk Merangsang Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis Kelas 3 MI. Qalamuna: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 13(2), 879–894. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v13i2.1162
Sholihah, H., & Perdana, P. I. (2024). Analisis Pemanfaatan Media Pembelajaran Dalam Mengatasi Kebosanan Siswa Di Kelas V SDN Demangan 1 Bangkalan. Journal Educational Research and Development, 1(2), 142–145.
Sundari, SUbali, B., & Marwoto, P. (2020). Analisis Berpikir Kritis Siswa pada Materi Gerak Benda dan Makhluk Hidup. JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains), 9(2), 1819–1824.
Suprapmanto, J., Syathroh, I. L., Handayani, F., & Puspita, N. (2024). Utilisation of Powtoon Platform as Learning Media and Improving Student Achievement. World Psychology, 3(April), 113–127.
Utami, H. C., & Purnomo, A. R. (2024). Penggunaan Video Animasi Powtoon untuk Meningkatkan Motivasi Siswa pada Materi Bumi dan Tata Surya. Jurnal Basicedu, 8(4), 3094–3103.
Utomo, P., Asvio, N., & Prayogi, F. (2024). Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK): Panduan Praktis untuk Guru dan Mahasiswa di Institusi Pendidikan. Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 1(4), 19. https://doi.org/10.47134/ptk.v1i4.821
Varamita, N. K. A. P., & Suarjana, M. (2022). Media Video Pembelajaran Berbasis Powtoon Materi Keliling dan Luas Bangun Datar. Jurnal Pedagogi Dan Pembelajaran, 5(1), 109–117.
Widodi, B., Darmaji, & Astalini. (2023). Identifikasi Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran IPA Indonesia, 13(1), 1–8.
Wisnarni, E., Erviyenni, & Haryati, S. (2017). The Development of Learning Media Based Powtoon on The Subject of Colloid At SMA/MA. Jurnal Online Mahasiswa, 4(1), 1–10.
Yhonara, M. A., Astuti, E., & Styaningrum, F. (2022). The effect of Powtoon media and problem-based learning model on accounting student learning outcomes. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 9(3), 258–268.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











