Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Mata Pelajaran Matematika Kelas II SD Negri 030/VIII Wirotho Agung Rimbo Bujang Tebo

Authors

  • Siti Maryamah Universitas Islam Yasni Bungo
  • Muhammad Zaki Universitas Islam Yasni Bungo
  • Laili Rahmi Universitas Islam Yasni Bungo

DOI:

https://doi.org/10.53299/jagomipa.v6i2.4557

Keywords:

Model Problem Based Learning (PBL), prestasi belajar, mata pelajaran matematika, siswa sekolah dasar, Classroom Action Research (PTK)

Abstract

Hasil belajar merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Tinggi rendahnya hasil belajar siswa mencerminkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan serta efektivitas strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru. Namun, pada pembelajaran matematika di sekolah dasar masih sering ditemukan rendahnya hasil belajar siswa yang ditandai dengan belum tercapainya ketuntasan belajar sesuai kriteria yang ditetapkan. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, rendahnya kemampuan berpikir kritis, serta penggunaan model pembelajaran yang belum mampu mendorong siswa untuk aktif membangun pengetahuannya sendiri. Rendahnya hasil belajar matematika perlu segera mendapat perhatian karena dapat memengaruhi penguasaan konsep-konsep dasar yang menjadi fondasi bagi pembelajaran pada tingkat berikutnya. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui penerapan model pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa. Salah satu model yang dinilai mampu meningkatkan hasil belajar matematika adalah Problem Based Learning (PBL), karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui pemecahan masalah, berdiskusi, dan menemukan konsep secara mandiri sehingga pemahaman dan hasil belajar siswa dapat meningkat.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri 030/VIII Wirotho Agung melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang menitikberatkan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, serta partisipasi aktif siswa dalam membangun pengetahuan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi secara berkelanjutan. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas II. Siswa dipilih secara acak tanpa syarat, misalnya melalui undian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif agar diperoleh gambaran penelitian secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa, yang terlihat dari rata-rata nilai pra-tindakan sebesar 58,5 meningkat menjadi 68,2 pada siklus I dan 78,6 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan, dari 30% pada tahap awal menjadi 55% pada siklus I, lalu mencapai 85% pada siklus II. Selain itu, aktivitas belajar siswa berkembang dari kategori cukup menjadi baik, yang menunjukkan meningkatnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, model PBL dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan aktivitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.Berdasarkan temuan penelitian yang menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan hasil belajar serta aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji penerapan model ini pada berbagai materi matematika dan jenjang pendidikan yang berbeda guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitasnya. Selain itu, penelitian mendatang dapat melibatkan jumlah peserta yang lebih banyak dan beragam sehingga hasil penelitian memiliki tingkat keterwakilan yang lebih baik. Kajian lebih lanjut juga perlu dilakukan untuk menelaah pengaruh PBL terhadap berbagai aspek pembelajaran lainnya, seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, komunikasi matematis, dan motivasi belajar siswa. Penelitian berikutnya juga dapat membandingkan efektivitas PBL dengan model pembelajaran inovatif lainnya untuk mengetahui keunggulan masing-masing model dalam mendukung proses pembelajaran. Di samping itu, integrasi PBL dengan pemanfaatan teknologi atau media pembelajaran digital dapat menjadi fokus penelitian guna meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran matematika. Dengan demikian, penelitian lanjutan diharapkan mampu memperkuat serta memperluas bukti empiris mengenai penerapan PBL dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.

References

Afdal, A., Handayani, E.S. and Rohaniah, R. (2024) “Peningkatan Hasil Belajar melalui Model Pembelajaran Kooperatif pada Siswa kelas IIB Sekolah Dasar,” PTK: Jurnal Tindakan Kelas, 4(2), pp. 291–304. Available at: https://doi.org/10.53624/ptk.v4i2.355.

Annisa, D. (2022) “Jurnal Pendidikan dan Konseling,” Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(1980), pp. 1349–1358.

Belajar, H. et al. (2025) “ْ ى ِ ف ا و ْ ا ف ْ َ ي ا و ُ َ ل ُ الل ّٰ ْ ا ل ُ ش َ س ُ ن ا و ْٰٓ ُ ن م ْ ِ ق ا َ ذ ِ ا و ْ ِ ق ا َ ذ ِ ا ا و ِ َّ لا ا ه َ ي َّ َ ف َ ت م َ ي ُ س ُ س ه ِ ح س ِ ل ِ ٰ ج م ْ ز ْ ح ْ ح َ ف َ ف ْ ْۚ ك َ لا َ ا ٰ َ ن ْ ي ذ َ ُّ ي َ ا ٰٓ ي ٰ ْ او ُ ت و ُ ن ,” 3(2007).

Collins, S.P. et al. (2021) “No Title 済無No Title No Title No Title,” 4(2), pp. 167–186.

Darmadi1 et al. (2024) “AnalisisPenerapanPenelitianTindakanKelas(PTK)diSekolah,” JurnalPenelitianMultidisplin, 2, pp. 261–266.

Diro, A. et al. (2024) “Sigma: Jurnal Pendidikan Matematika Problematika Pembelajaran Matematika Kelas Tinggi Di Sekolah Dasar,” 16(20), pp. 73–83. Available at: https://doi.org/10.26618/sigma.v16i1.14348.

Faizah, H. and Kamal, R. (2024) “Belajar Dan Pembelajaran Haizatul,” Jurnal Basicedu, 8(1), pp. 466–467. Available at: https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/971.

Fani, M.S. and Indarini, E. (2023) “Penerapan Model Problem Based Learning ( PBL ) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Matematika SD,” 6, pp. 10132–10138.

Herlinda, A. al. (2025) “Pengaruh model,” Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 10(2), pp. 224–403.

Hidayah, N.N. (2023) “Pengaruh Minat Menjadi Guru dan Prestasi Belajar Terhadap Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Calon Guru,” TARBAWI : Jurnal Studi Pendidikan Islami, 11(2), pp. 95–107. Available at: https://doi.org/10.55757/tarbawi.

Husna, A., Ilmi, N. and Gusmaneli, G. (2025) “Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik,” Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika, 2(2), pp. 76–86. Available at: https://doi.org/10.55123/didik.v1i3.292.

Indriani, L. (2022) “Penerapan Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Bahasa Inggris,” 1(1), pp. 15–22.

Kaisan, F.S. et al. (2025) “Jurnal basicedu,” 9(5), pp. 1699–1709.

Karvandi, M.K. et al. (2024) “Penerapan Model Problem Based Learning dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran IPA,” Indonesian Research Journal on Education, 4(3), pp. 981–990. Available at: https://doi.org/10.31004/irje.v4i3.832.

Matematis, K.R. and Belajar, D.A.N.M. (no date) “Keefektifan PBL dan IBL Ditinjau dari Prestasi Belajar, ... ( Muhamad Farhan, Heri Retnawati ) - 227,” 1(November 2014), pp. 227–240.

Mulyadi, K. and Ratnaningsih, N. (2022) “Analisis Pencapaian Dan Kendala Penerapan Problem Based Learning Pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (Ptmt),” J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan), 3(1), p. 37. Available at: https://doi.org/10.25157/j-kip.v3i1.7023.

Nurul Handini et al. (2024) “Metode Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Pendidikan Tinggi,” CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 4(3), pp. 168–176. Available at: https://doi.org/10.55606/cendekia.v4i3.3000.

PISA 2022 Assessment and Analytical Framework (2022).

Rahmajati, D.A.R. and Dewi, K.K. (2024) “Upaya Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran IPA Melalui Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) pada Kelas VII F di SMP Negeri 11 Surakarta,” INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA, 13(1), p. 84. Available at: https://doi.org/10.20961/inkuiri.v13i1.78714.

Rahmawati, F.A. and Purwaningrum, J.P. (2022) “Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Penerapan Teori Vygotsky dalam Pembelajaran Matematika,” 4(April), pp. 1–4.

Rizqi, W.R. and Ardana, I.M. (2022) “Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Peserta Didik Melalui Model Problem Based Learning ( PBL ),” 1, pp. 1–8.

Sahara, N. et al. (2025) “E-Book Berbasis Etnomatematika Geometri pada Ulos Abit Godang Tapanuli Selatan,” Jurnal Cendekia: Jurnal pendidikan Matematika, 09(November), pp. 1189–1198. Available at: https://doi.org/10.31004/cendekia.v9i3.4268.

Savery, J.R. (2006) “Overview of Problem-based Learning : Definitions and Distinctions,” 1(1).

Siregar, H.T. (2024) “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar dalam Pembelajaran PAI,” Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 2(2), pp. 215–226. Available at: https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/jitk%0AFaktor-Faktor.

Smp, S.S.S. (2014) “Jurnal Riset Pendidikan Matematika, Volume 1, Nomor 1, Mei 2014,” 1(1), pp. 48–57.

Syahroni, M., Mardiana, H., & Wulan, T. (2021) “Tantangan dalam pengajaran reading di kelas EFL.,” Jurnal Ilmu Pendidikan, 12(3), pp. 91–99.

Downloads

Published

2026-06-23

How to Cite

Maryamah, S., Zaki, M., & Rahmi, L. (2026). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Mata Pelajaran Matematika Kelas II SD Negri 030/VIII Wirotho Agung Rimbo Bujang Tebo. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(2), 1450–1468. https://doi.org/10.53299/jagomipa.v6i2.4557