Analisis Learning Obstacles dalam Pemahaman Konsep Operasi Hitung Bilangan Bulat Siswa di UPTD SMP Negeri 2 Pulo Bandring
DOI:
https://doi.org/10.53299/jagomipa.v6i2.4664Keywords:
learning obstacles, pemahaman konsep, bilangan bulat, bilangan negatif, pendidikan matematikaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis learning obstacles dalam pemahaman konsep operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat siswa kelas VII di UPTD SMP Negeri 2 Pulo Bandring. Fokus penelitian meliputi tingkat pemahaman konsep siswa, bentuk hambatan belajar, keterkaitan hambatan dengan kesalahan siswa, serta faktor penyebabnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksploratif dengan subjek utama delapan siswa kelas VII yang dipilih secara purposive berdasarkan variasi hasil tes diagnostik. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik, wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta triangulasi data tes, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa masih didominasi oleh pemahaman instrumental dan transisi, sedangkan pemahaman relasional belum tampak secara utuh. Hambatan yang ditemukan meliputi epistemological obstacles, didactical obstacles, dan ontogenic obstacles, dengan epistemological obstacles sebagai hambatan paling dominan. Kesalahan utama siswa berkaitan dengan miskonsepsi bilangan negatif, penggunaan aturan tanda secara mekanis, kesulitan membedakan tanda operasi dan tanda bilangan, serta ketidakmampuan mengaitkan simbol dengan konteks. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran bilangan bulat perlu dirancang secara kontekstual, menggunakan representasi konkret, dan memberi ruang bagi siswa untuk menjelaskan proses berpikir matematisnya.
References
Kemendikbud, K. P. (2014). Permendikbud Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMP. Jakarta: Kemendikbud.
Brousseau, G. (2002). Theory of didactical situations in mathematics. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers.
Chevallard, Y. (2006). Steps towards a new epistemology in mathematics education. In M. Bosch (Ed.), Proceedings of the 4th Congress of the European Society for Research in Mathematics Education (CERME 4) (pp. 21-30).
Fauzan, A., Plomp, T., & Gravemeijer, K. (2020). The development of realistic mathematics education in Indonesia. International Journal of Science and Mathematics Education, 18(3), 573-589.
Hussein, Y. F. (2023). The effect of teaching conceptual knowledge on students’ achievement, anxiety about, and attitude toward mathematics. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 19(2). doi:10.29333/ejmste/12938
Juandi, D., Tamur, M., & Patahuddin, S. M. (2021). A systematic review of learning obstacles in mathematics: Trends and issues. Journal on Mathematics Education, 12(3).
Lichtenberger, A. H. (2024). Enhanced conceptual understanding through formative assessment: results of a randomized controlled intervention study in physics classes. Educational Assessment, Evaluation and Accountability, 37. doi:10.1007/s11092-024-09445-6
Maemuna, K., & Sari, S. (2023). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal operasi hitung bilangan bulat menggunakan garis bilangan. Jurnal Amal Pendidikan, 4(1), 67-78. doi:10.36709/japend.v4i1.48
Mardiana, S. S. (2021). Tinjauan penerapan teori Skemp terhadap pemahaman fungsi invers pada guru matematika. TIRTAMATH: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika, 3(2), 125.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Moleong, L. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
NCTM. (2000). Principles and standards for school mathematics. Reston, VA: National Council of Teachers of Mathematics.
Piaget, J. (1978). The development of thought: Equilibration of cognitive structures. New York: Viking Press.
Rahayu, R., & Kartono, K. (2022). Learning obstacles in mathematics: A case study on students’ understanding of integers. Unnes Journal of Mathematics Education, 11, 89-97.
Rahmawati, D., & Suryadi, D. (2022). Miskonsepsi siswa pada operasi bilangan bulat dan implikasinya terhadap pembelajaran. Jurnal Pendidikan Matematika.
Saputra, E., & Herman, T. (2023). Kesulitan siswa dalam memahami konsep bilangan bulat berbasis konteks. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 12(1), 67-78.
Silfi Audina, D., & Suryadi, D. (2023). Analisis pemahaman konsep matematis siswa pada operasi penjumlahan bilangan bulat menggunakan media garis bilangan. Polinomial: Jurnal Pendidikan Matematika, 2, 11-17. doi:10.56916/jp.v2i1.305
Skemp, R. R. (1976). Relational understanding and instrumental understanding. Mathematics Teaching, 77, 20-26.
Suryadi, D. (2019). Didactical design research dalam pengembangan pembelajaran matematika. Bandung: Rizqi Press.
Tall, D., & Vinner, S. (1981). Concept image and concept definition in mathematics. Educational Studies in Mathematics, 12, 151-169.
Vosniadou, S. (2019). The development of students’ understanding of science concepts. In International handbook of research on conceptual change (pp. 11-30). Routledge.
Zahari, C. L., & Razali, M. (2022). Penanaman konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan pendekatan pembelajaran matematika realistik. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












