Literasi Sains Mahasiswa PGSD: Studi Diagnostik sebagai Landasan Pengembangan Modul IPA
DOI:
https://doi.org/10.53299/jagomipa.v4i4.5030Keywords:
literasi sains, modul IPA, Mahasiswa PGSD, Studi DiagnostikAbstract
Literasi sains merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebagai calon guru sekolah dasar dalam menghadapi pembelajaran IPA yang kontekstual dan berbasis masalah kehidupan nyata. Namun demikian, berbagai temuan awal menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains mahasiswa masih beragam dan belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi sains mahasiswa PGSD sebagai landasan pengembangan modul pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD. Instrumen penelitian berupa tes literasi sains berbentuk soal uraian yang dikembangkan berdasarkan indikator literasi sains. Data dianalisis dengan menghitung skor, mengonversinya ke dalam persentase, serta mengkategorikannya ke dalam tingkat literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains mahasiswa PGSD masih berada pada kategori rendah 96,15%, terutama pada indikator menafsirkan informasi ilmiah dan pengambilan keputusan berbasis sains. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar yang kuat dalam merancang modul pembelajaran IPA yang kontekstual, berorientasi literasi sains, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa PGSD.
References
Asriyadin, Yulianci, S., Kaniawati, I., & Liliawati, W. (2021). Improving student character and learning outcomes through a neuroscience approach based on local wisdom. AIP Conference Proceedings, 2330(March), 050027. https://doi.org/10.1063/5.0043350
Firdaus, A., Asikin, M., Waluya, B., & Zaenuri, Z. (2021). Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Matematika Siswa. QALAMUNA Jurnal Pendidikan Sosial Dan Agama, 13(2), 187–200. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v13i2.871
Fortus, D., Lin, J., Neumann, K., & Sadler, T. D. (2022). The role of affect in science literacy for all. International Journal of Science Education, 44(4), 535–555. https://doi.org/10.1080/09500693.2022.2036384
Indra Zulfayanto, Sinta Lestari, Tsamrotul Ilmiah, & Mustangin. (2021). Analisis Kesalahan Dalam Menyelesaikan Masalah Himpunan Siswa SMP Kelas VII Ditinjau Dari Gender. Mathline : Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 6(1), 33–54. https://doi.org/10.31943/mathline.v6i1.172
Masithah, I., Jufri, A. W., & Ramdani, A. (2022). Bahan Ajar IPA Berbasis Inkuiri Untuk Meningkatkan Literasi Sains. Journal of Classroom Action …, 4(2). https://doi.org/10.29303/jcar.v4i1.1758
Mucholladum, M. W. (2022). Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat Siswa Kelas V. PTK: Jurnal Tindakan Kelas, 2(2), 134–142. https://doi.org/10.53624/ptk.v2i2.48
Muhamad Ajwar, Mariamah, Hardiansyah, & Syahriani Yulianci. (2019). Penggunaan Open Ended untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Konsep Dasar IPA. Jurnal Pendidikan Mipa, 9(1), 10–14. https://doi.org/10.37630/jpm.v9i1.154
Novany, S., Manalu, K., & Rohani. (2024). Pengembangan LKPD Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Materisistem Ekskresi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat tinggi Siswa. Jurnal Alumni Pendidikan Biologi, 9(1), 15–25.
Nurjumiati, N., Yulianci, S., & Asriyadin, A. (2022). Pengaruh Model Inquiry Berbasis Literasi Numerasi Terhadap kemampuan Pemodelan Matematis dan Bahasa Simbolik Fisika. JURNAL PENDIDIKAN MIPA, 12(3), 945–948. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i3.714
Risamasu, P. V. M., Pieter, J., & Gunada, I. W. (2023). Pengembangan Bahan Ajar IPA SMP Tema Perpindahan Kalor Berkonteks Etnosains Jayapura Papua. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1b), 948–958. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i1b.1322
Rosandi, A. K. F., Tjandrakirana, T., & Supardi, I. (2016). Pengembangan Multimedia IPA Berbasis Flash untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP. Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu Dan Pembelajaran Matematika Dan IPA IKIP Mataram, 4(1 SE-Research Articles), 34–40. https://doi.org/10.33394/j-ps.v4i1.1138
Ustun, U. (2022). Motivation’s role in students’ science literacy and career expectations. Scandinavian Journal of Educational Research, 68(4), 824–841. https://doi.org/10.1080/00313831.2023.2229356
Ustun, U., Cansiz, M., Ozdemir, E., & Cansiz, N. (2022). Student and school-level factors to predict science literacy for two top-performing countries in PISA 2015: Finland and Singapore. International Journal of Science Education, 44(4), 579–603. https://doi.org/10.1080/09500693.2022.2037167
Wijayanti, M. D., Suryandari, K. C., & Indrapangastuti, D. (2023). Analisis Gaya Belajar terhadap Keterampilan Proses Sains Berbasis HOTS dalam Pembelajaran IPA SD. Kalam Cendekia Jurnal Ilmiah Kependidikan, 11(3). https://doi.org/10.20961/jkc.v11i3.80455
Yahya, F., Irham, M., Suryani, E., Nurul Walidain, S., Samawa, U., Besar, S., & Paracendikia Sumbawa, S. N. (2023). Peningkatan Kapasitas Guru Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi Sesuai Dengan Kurikulum Merdeka. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 383–387.
Yulianci, S., Gunawan, Doyan, A., & Febriyanti, F. (2019). Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Penguasaan Konsep Fisika Siswa Pada Materi Besaran dan Pengukuran. JURNAL PENDIDIKAN MIPA, 9(2 SE-Articles). https://doi.org/10.37630/jpm.v9i2.236
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












