Strategi Guru dalam Mengimplementasikan Pendekatan Pembelajaran Mendalam pada Pembelajaran Matematika di SMP

Authors

  • Rianita Hidayah Mutiara Universitas Tidar
  • Nina Agustyaningrum Universitas Tidar
  • Fadhilah Rahmawati Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.53299/jagomipa.v6i3.5152

Keywords:

Pembelajaran Berkesadaran, Pembelajaran Bermakna, Pembelajaran Mendalam, Pembelajaran Menggembirakan, Strategi Guru

Abstract

Dalam Kurikulum Merdeka, pembelajaran mendalam menjadi pendekatan yang mendorong peserta didik untuk terlibat secara aktif melalui melalui pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam pada pembelajaran matematika di SMP. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan melibatkan 4 guru matematika di SMP Negeri 1 Srumbung dan SMP Negeri 1 Muntilan yang dipilih secara purposive. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam dilakukan melalui pembelajaran berkesadaran dengan penyampaian tujuan pembelajaran dan apersepsi, pembelajaran bermakna melalui penggunaan konteks kehidupan nyata yang didukung pembelajaran bersifat kolaboratif, pembelajaran menggembirakan melalui ice breaking dan permainan edukatif yang diperkuat dengan pemanfaatan teknologi digital, serta upaya guru mengatasi hambatan melalui pelatihan, open class, dan penyesuaian penggunaan teknologi sesuai kondisi sekolah. Meskipun terdapat kendala berupa kesiapan guru, partisipasi peserta didik, dan keterbatasan sarana, kedua sekolah mampu menerapkan pembelajaran mendalam dengan strategi yang berbeda sesuai karakteristik dan sumber daya yang dimiliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam memiliki sifat fleksibel dan dapat menjadi pedoman bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran matematika yang lebih bermakna, aktif, serta berpusat pada peserta didik. Penelitian selanjutnya dapat mengkaji penerapan pembelajaran mendalam dengan melibatkan lebih banyak guru untuk memperoleh gambaran strategi pembelajaran yang lebih beragam.

References

Al-Am, M. R., Ilyas, Nisa’, R., Rahayu, A. P., Dewi, M. S., Mukminin, A., Faridah, E. S., Muhajir, Leksana, D. M., & Hanifah, U. (2025). Deep learning. In CV. Afasa Pustaka.

Apriani, F., & Sudiansyah. (2024). Dampak kurangnya praktik dalam pelajaran matematika: pentingnya latihan terstruktur bagi pemahaman konsep matematika. Jurnal Pendidikan Matematika (AL KHAWARIZMI), 4(1), 40–49.

Bistari, Mikraj, H., Rustam, Ahmad B, D., Zubaidah, Winarji, A., Nurfadilah, & Pasaribu, R. L. (2025). Deep learning berbasis pesan moral dalam pembelajaran matematika bagi guru MGMP matematika Kubu Raya. International Journal of Public Devotion, 8(1), 59–70.

Creswell, J. W. (2013). Research design: qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Darmawan, D., Issalillah, F., Retnowati, E., & Mataputun, D. R. (2021). Peranan lingkungan sekolah dan kemampuan berkomunikasi guru terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Simki Pedagogia, 4(1), 11–23. https://doi.org/10.29407/jsp.v4i1.13

Handayani, E. S., Fernando, F., Gaspersz, S., Ridwan, Ahmadin, & Kusumarini, E. (2025). Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam meningkatkan efektivitas kurikulum berdampak di sekolah. Jurnal Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 6(2), 1522–1535.

Hidayat, A., & Firmanti, P. (2024). Navigating the tech frontier: a systematic review of technology integration in mathematics education. Cogent Education, 11(1), 2373559. https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2373559

Hutajulu, A. G., Kantu, E., & Mangelep, N. (2026). Analisis kemampuan pemahaman matematis siswa dengan menggunakan pendekatan PMRI. AFORE: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 56–79.

Kharisma, N., Septiani, D. E., Suryaningsih, F., Mahdum, & Erlisnawati. (2025). Transformasi pembelajaran bermakna melalui deep learning: kajian literatur dalam kerangka kurikulum merdeka. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 1895–1905. https://doi.org/10.61104/alz.v3i3.146

Kirana, D. A., & Ghani, M. Al. (2024). Upaya mengatasi kesulitan belajar materi segitiga segiempat dengan menggunakan media pembelajaran interaktif wordwall pada siswa kelas VIII. Seminar Nasional Dan Publikasi Ilmiah FIP UMJ, 1715–1723.

Koskinen, R., & Pitkäniemi, H. (2022). Meaningful learning in mathematics: a research synthesis of teaching approaches. International Electronic Journal of Mathematics Education, 17(2). https://doi.org/10.29333/iejme/11715

Makarim, N., El-Hakim, L., & Aziz, T. A. (2026). Pembelajaran matematika dengan metode pembelajaran mendalam (deep learning): tinjauan literatur. Jurnal Inspirasi Pembelajaran, 7(1), 1–12.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: an expanded sourcebook, 2nd ed. Sage Publications, Inc.

Mu’ti, A. (2025). Pembelajaran mendalam menuju pendidikan bermutu untuk semua. In Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Mulyanto, A., Supriatna, N., Erawati, E. R., Heryati, T., & Mulyanah, U. (2025). Peningkatan kualitas belajar melalui kepemimpinan pembelajaran berbasis deep learning di SMPN 3 Margahayu. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi Dan Perubahan, 5(3), 7–16. https://doi.org/10.59818/jpm.v5i3.1653

Nisa, R., Ardiansyah, M. Y., Siagiaan, I., & Nasution, A. F. (2024). Peran perencanaan dalam mewujudkan pengajaran yang berkualitas. Perspektif: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Bahasa, 2(4), 199–207. https://doi.org/10.59059/perspektif.v2i4.1910

Nuriah, Y., Dalmeri, & Supadi. (2025). Strategi Peningkatan Keterampilan Pembelajaran Kurikulum Merdeka bagi Guru-Guru di Sekolah Menengah Pertama. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 5(03), 1170–1184. https://doi.org/10.47709/educendikia.v5i03.6889

Pebiola, T., Syafri, F. S., & Wahyuni, B. D. (2025). Perbandingan pembelajaran STEM dan konvensional dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, Dan Terapan Teknologi, 4(2), 87–96. https://doi.org/10.58797/pilar.0402.04

Rahayu, S., Kamallia, R., Aprilia, E., Nasiah, Y. H., Ahmad, A. N. H., Izza, A. M., Putri, A. N., & Rahmah, F. (2025). Analisis kesiapan guru dalam melaksanakan kurikulum merdeka berbasis deep learning. LintekEdu: Jurnal Literasi Dan Teknologi Pendidikan, 6(4), 408–416.

Ratinho, E., Figueiredo, M., Estêvão, D., Faísca, L., & Martins, C. (2026). Gamification on Mathematics Engagement and Motivation in Secondary School and Higher Education: A Systematic Review and Meta-Analysis. Educational Psychology Review, 38(1), 16. https://doi.org/10.1007/s10648-025-10108-1

Reeve, J., Basarkod, G., Jang, H.-R., Gargurevich, R., Jang, H., & Cheon, S. H. (2025). Specialized purpose of each type of student engagement: a meta-analysis. In Educational Psychology Review (Vol. 37, Issue 1). Springer US. https://doi.org/10.1007/s10648-025-09989-z

Rosiyati, D., Erviana, R., Fadilla, A., Sholihah, U., & Musrikah. (2025). Pendekatan deep learning dalam kurikulum merdeka. Al-Irsyad Journal of Mathematics Education, 4(2), 131–143.

Sapitri, H. L., Zulhendri, & Edipura, K. (2024). Pengaruh pendekatan kontekstual terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik SMP. Jurnal Pendidikan MIPA, 14(2), 474–480. https://doi.org/10.37630/jpm.v14i2.1572

Sidiq, U., & Choiri, M. M. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. In CV. Nata Karya.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan) (3rd ed.). Alfabeta.

Utami, S., Nur, J., & Liyong, Y. (2025). The role of deep learning in promoting collaborative learning and critical thinking in future educational systems. Journal of the American Institute, 2(3), 228–300. https://doi.org/https://doi.org/10.71364/jwzd0725

Waluyo, Ulfa, M., Nahdiyah, F., & Luthfi, A. (2025). Transformasi peran guru sebagai fasilitator deep learning di kelas. Jurnal Sains Student Reasearch, 3(4), 724–735. https://doi.org/10.61722/jssr.v3i4.5470

Wang, W., & Liu, Z. (2021). Using artificial intelligence-based collaborative teaching in media learning. Frontiers in Psychology, Volume 12. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.713943

Weng, C., Chen, C., & Ai, X. (2023). A pedagogical study on promoting students deep learning through design-based learning. International Journal of Technology and Design Education, 33(4), 1653–1674. https://doi.org/10.1007/s10798-022-09789-4

Wijaya, M. (2025). Kurikulum deep learning di indonesia; sebuah harapan baru. JURNAL JIPS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic), 9(1), 10–15. https://doi.org/10.36057/jips.v9i1.713

Yusmin, E., Pasaribu, R. L., Mirza, A., Fitriawan, D., Meldi, N. F., Novianti, M., Winarji, A., Bistari, & Suratman, D. (2026). Deep learning workshop based on moral messages in mathematics learning : design, implementation and assessment for junior high School Teachers In Sanggau District. GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 2552–2565. https://doi.org/10.36526/gandrung.v7i1.6588

Zuhro, A. R., Cahyandaru, P., Sumiyati, & Fidianingsih, A. (2025). Analisis kebutuhan media pembelajaran seni budaya berbasis pendekatan deep learning dalam kurikulum merdeka pada jenjang operasional formal. Epistema, 6(2), 15–30. https://doi.org/10.21831/ep.v6i2.89879

Downloads

Published

2026-08-15

How to Cite

Mutiara, R. H., Agustyaningrum, N., & Rahmawati, F. (2026). Strategi Guru dalam Mengimplementasikan Pendekatan Pembelajaran Mendalam pada Pembelajaran Matematika di SMP. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(3), 2542–2557. https://doi.org/10.53299/jagomipa.v6i3.5152