Upaya Guru dalam Meningkatkan Mental Hygiene Bagi Anak dengan Hambatan Intelektual Ringan Kelas 5 di SLBN Batang dan di SLBN Tegal
DOI:
https://doi.org/10.53299/jppi.v6i2.2637Keywords:
Mental Hygiene, Anak Dengan hambatan intelektual RinganAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan mental hygiene pada anak dengan hambatan intelektual ringan kelas 5 di SLBN Batang dan SLBN Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deslriptif untuk mengeksplorasi secara mendalam upaya guru dalam meningkatkan mental hygiene pada anak dengan hambatan intelektual ringan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan study dokumentasi, dengan teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, menarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru pembimbing dalam mewujudkan mental hygiene pada anak dengan hambatan intelektual ringan dilakukan melalui program pengembangan diri yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan siswa, guru berperan sebagai pembimbing dan pendamping perkembangan mental anak. Upaya ini mencakup asesmen awal, pelibatan orang tua, metode pembimbingan individual seperti face to face dan simulasi praktik, serta penguatan positif berupa token reward dan pujian, yang dilaksanakan oleh guru berkompeten di bidang pendidikan luar biasa. Kondisi awal anak dengan hambatan intelektual ringan di SLBN Batang dan SLBN Tegal menunjukkan ketidakstabilan mental, ketergantungan pada orang dewasa, serta kesulitan emosi dan sosial, namun setelah program diterapkan secara konsisten, terlihat peningkatan dalam kemandirian, sosialisasi, serta kemampuan merawat dan menolong diri sendiri.
References
Avi Yanni, Analisis Kemampuan Intelektual Anak Tunagrahita Ringan di SD Negeri Demakijo 2 (Jurnal Pendidikan, Volume 21, Nomor 1, Maret 2020, 64-75).
Celsea, D. A. Peningkatan bina diri mencuci tangan menggunakan metode praktik pada siswa tunagrahita sedang kelas VIII di SLB Yapenas Yogyakarta. (Widya Ortodidaktika: Jurnal Pendidikan Khusus, 2023).
E Switri, Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus, ed. E Switri (Pasuruan: Qiara Media, 2022).
Handayani, E. S. Kesehatan mental (mental hygiene). (Banjarmasin:Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari, 2022).
Hutapea, Y., & Siregar, F. Strategi guru pendamping mendorong interaksi sosial anak slow learner di kelas reguler. (Satya Widya: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 40(1), 45–52, 2024)
Kriyantono, R. (2022). Teknik Praktik Komunikasi Kuantitatif dan Kualitatif .Jakarta: Kencana
Latipun, Kesehatan Mental (Malang: UMMPress, 2019).
M Daulay, ‘Kinerja Guru Pembimbing Dalam Mewujudkan Mental Hygiene Pada Anak Dengan hambatan intelektual Di SDLB N 017700 Kisaran’, Skripsi, Universitas Islam Negeri Sumatera , 2021.
Pahleviannur, M. R. Dkk. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Pradina Pustaka Group.
Rizal, F., & Ihsan, M. (2023). Metodelogi Penelitian Kuantitatif Pendidikan Kejuruan. CV. Merdeka Kreasi Group.
S Halidu, Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (NTB: Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia, 2022).
S Nurzannah, ‘Peran Guru Dalam Pembelajaran’, ALACRITY: Journal of Education, 2022.
Wiyani, A. Buku Ajar Penanganan Anak Usia Dini Berkebutuhan Khusus. (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2018)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











