Evaluasi Dampak Pembelajaran Mendalam: Studi Kasus di Sekolah Dasar Negeri 3 Asam-Asam Kabupaten Tanah Laut

Authors

  • Azizah Norsafitri Universitas Lambung Mangkurat
  • Wiwik Indrasari Universitas Lambung Mangkurat
  • Aslamiah Aslamiah Universitas Lambung Mangkurat
  • Rizky Amelia Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.53299/jppi.v5i4.2999

Keywords:

CIPP, Evaluasi, Kompetensi Guru, Pembelajaran Mendalam, Sekolah Dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pembelajaran mendalam hal ini berguna untuk melihat sejauh mana pembelajaran mendalam diterapkan untuk meningkatkan kualitas Pendidikan, sumber daya, kemampuan mengajar dan hasil belajar peserta didik. Pendekatan kualitatif diterapkan dalam penelitian ini melalui metode evaluasi model CIPP (Context,Input,Process,Product) di UPTD SDN 3 Asam-Asam Kecamatan Jorong Kabupaten  Tanah Laut, Kalimantan Selatan pada tanggal 5 November 2025 . Model CIPP diterapkan dengan cara observasi dan wawancara dengan informan terkait untuk mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan. Temuan penelitian memperlihatkan bahwasanya pembelajaran mendalam diterapkan secara efektif dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menangani permasalahan dengan berpikir kritis, Meningkatkan kompetensi guru dalam proses pembelajaran dan penguasaan kelas, meningkatkan kemitraan pembelajaran dengan bekerja sama dengan guru dan orangtua,yang sebelumnya kemitraan itu belum nampak,setelah adanya kerangka pembelajaran mendalam,kemitraan mulai nampak dimulai dari siswa,guru dan orangtua. Namun demikian, meskipun hasil positif ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, studi mengidentifikasi beberapa tantangan: ketidakkonsistenan dalam menggunakan metode pengajaran, keterbatasan kompetensi guru, keterbatasan sarana prasarana dan dukungan masyarakat. Sebagai upaya mengatasi tantangan ini, beberapa strategi diusulkan: menerapkan prinsip prinsip dalam pembelajaran mendalam, memperkuat komunitas belajar, menerapkan aktivitas pembelajaran berbasis digital. Strategi ini bertujuan untuk mengurangi tantangan yang diidentifikasi dan meningkatkan dampak pembelajaran mendalam.

References

Anwar, M. K. (2017). Pembelajaran Mendalam untuk Membentuk Karakter Siswa sebagai Pembelajar. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah, 2(2), 97–104. https://doi.org/10.24042/tadris.v2i2.1559

Arofah, E. F. (2021). Evaluasi Kurikulum Pendidikan. Jurnal Tawadhu, 5(2), 218–229.

Fionita, W., Lauchia, R., Windari, S., & Wijaya, H. A. (2024). Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Pendidikan. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(6), 5732–5739.

Fitriani, A., & Santiani. (2025). Pembelajaran Deep Learning Dalam Pendidikan. Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 2(3), 50–57. https://doi.org/10.61722/jinu.v2i3.4357

Fullan, M., & Langworthy, M. (2014). Authors (Issue January).

Hariyati, A., Tyastuti, H. W., Safitri, D., Madura, U. T., & Inda, P. T. (2024). Analisis penerapan manajemen pendidik di sdn labang. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(12).

Hattarina, S., & Agustin, R. (2024). Evaluasi Kurikulum Merdeka Menggunakan Model Cipp Pada Sekolah Dasar. Jurnal Cendikia Pendidikan, 3(1), 19.

Isnayanti, A. N., Purwanti, Kasmawati, & Rahmita. (2025). Pembelajaran Mendalam ( Deep Learning ) dalam Pendahuluan. CJPE : Cokroaminoto Juornal of Primary Education Integrasi, 8, 911–920.

Khotimah, D. K., & Abdan, M. R. (2025). Analisis Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran PAI di SMKN Pringkuku. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(2), 866–879. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i2.1466

L, I. (2019). EVALUASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN. ADAARA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(2), 920–935.

Menengah, K. P. D. dan, & Indonesia, R. (2025). Pembelajaran mendalam.

Muchson, M., Anas, M., Forijati, T., & Hariyono. (2025). Implementasi Pembelajaran Mendalam untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia : Tantangan dan Strategi. Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran KE-8, 8, 199–212.

Mustaghfirin, U. A., & Zaman, B. (2025). Tinjauan Pendekatan Pembelajaran Mendalam Kemdikdasmen Perspektif Pendidikan Islam. Journal of Instructional and Development Researches, 5(1), 75–85. https://doi.org/10.53621/jider.v5i1.476

Nurvicalesti, N., & Wati, A. S. (2025). Implementasi Pembelajaran Mendalam terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa. 3.

Panca, I. G., & Parisu, C. Z. L. (2025). Implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar , Universitas Sulawesi Tenggara meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar . P. Journal of Humanities, Social Sciences, And Education (JHUSE), 1(7), 32–43.

Rahmandani, F., Hamzah, M. R., Handayani, T., & Kurniawan, W. M. (2025). Integrasi Pembelajaran Mendalam ( Deep Learning ) dalam Mewujudkan Pembelajaran yang Bermutu dan Bermakna bagi Peserta Didik. Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 4(3), 769–781.

Rakuasa, H., Hidayatullah, M., & Suwandi, M. A. (2024). Community-Based Education in the Digital Age : Challenges and Opportunities. JoAPE : Journal of Asia Primary Education, 1(1), 17–25.

Rosidah, I., & Sugianti. (2025). Reflektivitas Praktik PedagogisPendekatan Pembelajaran Mendalam sebagai Prinsip Pembelajaran pada Mata Kuliah Micro Teaching. Jurnal Pendidikan Bahasa, 15(3), 455–460.

Safitri, R., & Rokhimawan, M. A. (2024). Assessing the Impact of the Independent Learning Curriculum: A Case Study in Elementary Schools. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 16(4), 4931–4944. https://doi.org/10.35445/alishlah.v16i4.5606

Stufflebeam, D. L. (1968). Evaluation as enlightenment for decision-making. Working Conference on Assessment Theory, 52.

Downloads

Published

2025-12-27