Manajemen Kebersihan Sekolah Berbasis POAC dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar Sehat di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.53299/jppi.v6i1.3991Keywords:
lingkungan belajar sehat, manajemen kebersihan, POAC, sanitasi sekolah, sekolah dasarAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen kebersihan sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang sehat di SDN Jagomarang dan SDN Cimaja, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru koordinator zona kebersihan, dan komite sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kebersihan di kedua sekolah telah dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi (POAC). Perencanaan program disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi lokal sekolah. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian zona kebersihan dan penetapan koordinator. Pelaksanaan kebersihan dilakukan melalui sistem piket harian dan gotong royong rutin yang berkontribusi terhadap pembentukan budaya bersih dan perilaku hidup sehat siswa. Evaluasi dilakukan melalui monitoring dan checklist zona, meskipun belum didukung indikator kuantitatif terstandar. Secara keseluruhan, integrasi fungsi manajemen POAC berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, namun memerlukan penguatan pada aspek standarisasi prosedur dan evaluasi berbasis data untuk meningkatkan keberlanjutan program Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji pengembangan indikator kebersihan berbasis kuantitatif, menguji efektivitas model manajemen kebersihan melalui pendekatan kuantitatif atau mixed-method, serta memperluas konteks penelitian pada berbagai karakteristik sekolah untuk meningkatkan generalisasi temuan.
References
Adrias, & Ruswandi, A. (2025). Desain Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Rajawali Pers.
Anderson, T., & Dron, J. (2017). Integrating learning management and social networking systems. Italian Journal of Educational Technology, 25(3), 5–19.
Azima, N. F. (2021). Pendidikan lingkungan hidup untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Lingkungan Dan Pembangunan, 22(02), 1–11.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard university press.
Bush, T. (2020). Theories of educational leadership and management.
Creswell, J. W., & Clark, V. L. P. (2017). Designing and conducting mixed methods research. Sage publications.
Fatria, E. (2023). Evaluasi Sanitasi Di Sekolah Dasar Negeri 07 Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Tahun 2023. Jurnal Green Growth Dan Manajemen Lingkungan, 12(2), 156–167.
Lincoln, Y., & Guba, B. (1985). Naturalistic inquiry. Beverly Hills: Sage Pulications. Inc.
Mendrofa, C. N. R., Kuntarto, E., & Pamela, I. S. (2025). Cara Guru Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, Menyenangkan di Dalam Kelas bagi Siswa Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 233–256.
Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2015). Qualitative research: A guide to design and implementation. John Wiley & Sons.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (Third edit). SAGE Publications Inc.
Mulyasa, E. (2013). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Bumi Aksara.
Nasir, M., Mahmudinata, A. A., Ulya, M., & Firdaus, F. A. (2023). Strategi pemberdayaan sekolah sebagai upaya peningkatan manajemen pendidikan. Journal of International Multidisciplinary Research, 1(2).
Organization, W. H. (2019). Water, sanitation, hygiene and health: a primer for health professionals. World Health Organization.
Pally, F. J., Baharuddin, B., & Baâ, A. (2024). Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Sarana Prasarana Sekolah Dasar di Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Tahun 2023. Indonesian Journal Of Economy Studies, 3(2).
Patton, M. Q. (2014). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice. Sage publications.
Putri, G. A. M., Maharani, S. P., & Nisrina, G. (2022). Literature view pengorganisasian: SDM, tujuan organisasi dan struktur organisasi. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 3(3), 286–299.
Rezeki, T. I., Sagala, R. W., & Muhajir, M. (2024). Edukasi pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal untuk lingkungan berkelanjutan. Jurnal Abdimas Maduma, 3(2), 9–19.
Sagala, S. (2017). Konsep dan makna pembelajaran: Untuk membantu memecahkan problematika belajar dan mengajar.
Shenton, A. K. (2004). Strategies for ensuring trustworthiness in qualitative research projects. Education for Information, 22(2), 63–75.
Suhartinah, S., Nurlaili, N., & Haryaka, U. (2025). Manajemen kepala sekolah dalam peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat siswa sekolah dasar pada sekolah program kampanye sekolah sehat. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 2285–2293.
Tashakkori, A., & Creswell, J. W. (2007). The new era of mixed methods. Journal of Mixed Methods Research, 1(1), 3–7. https://doi.org/10.1177/2345678906293042
Terry, G. R. (1958). Principles Of Management. Alexander Hamilton Institute.
Terry, G. R. (2019). Azas‐azas Management. Alumni.
Terry, G. R. (2021). Dasar-Dasar Manajemen Edisi Revisi. Bumi Aksara.
Unicef. (2018). Drinking water, sanitation and hygiene in schools: global baseline report 2018.
Yin, R. K. (2017). Case study research and applications. SAGE Publications US.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











