Pengembangan Profesional Digital Guru melalui Platform Ruang GTK dan Implikasinya terhadap Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar

Authors

  • Agus Hery Susanto University PGRI Semarang
  • Widya Kusumaningsih University PGRI Semarang
  • Joko Sulianto University PGRI Semarang

DOI:

https://doi.org/10.53299/jppi.v6i2.4083

Keywords:

kepemimpinan transformasional, platform Ruang GTK, kompetensi pedagogik guru, pengembangan profesional guru, sekolah

Abstract

Kompetensi pedagogik guru merupakan salah satu unsur utama yang menentukan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Namun, pengembangan kompetensi tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam menghadapi perubahan kebijakan pendidikan dan perkembangan teknologi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan pemanfaatan platform Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (Ruang GTK) terhadap kompetensi pedagogik guru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian terdiri atas 98 guru sekolah dasar di Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis dengan teknik regresi linear berganda menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pedagogik guru. Pemanfaatan platform Ruang GTK juga terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pedagogik guru. Secara simultan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 50% variasi kompetensi pedagogik guru. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik kepemimpinan transformasional yang didukung oleh pemanfaatan platform pengembangan profesional berbasis digital dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Oleh karena itu, kepala sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan diharapkan dapat mengintegrasikan praktik kepemimpinan yang inspiratif dengan pemanfaatan platform digital secara optimal guna mendukung pengembangan profesional guru secara berkelanjutan. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji variabel lain yang berpotensi memengaruhi kompetensi pedagogik guru, seperti budaya organisasi sekolah, motivasi kerja guru, serta dukungan kebijakan pendidikan. Penelitian di masa mendatang juga dapat menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) agar memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif, serta memperluas cakupan wilayah dan jumlah sampel untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Selain itu, kajian longitudinal perlu dilakukan guna melihat keberlanjutan pengaruh kepemimpinan transformasional dan pemanfaatan platform digital terhadap perkembangan kompetensi guru dari waktu ke waktu.

References

Amin, M., Rahman, A., & Hidayat, T. (2025). The influence of Ruang GTK platform utilization on teachers’ pedagogical competence. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(2), 145–158.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.

Bass, B. M., & Riggio, R. E. (2006). Transformational leadership (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.

Bush, T. (2020). Theories of educational leadership and management (5th ed.). Sage Publications.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective teacher professional development. Learning Policy Institute.

Day, C., Gu, Q., & Sammons, P. (2016). The impact of leadership on student outcomes: How successful school leaders use transformational and instructional strategies. Educational Administration Quarterly, 52(2), 221–258.

Fauth, B., Decristan, J., Decker, A. T., Büttner, G., Hardy, I., Klieme, E., & Kunter, M. (2024). The effects of teacher competence on student outcomes: A meta-analysis. Teaching and Teacher Education, 132, 104145.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Hallinger, P., & Wang, W. C. (2015). Assessing instructional leadership with the principal instructional management rating scale. Springer.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pemanfaatan platform Ruang GTK untuk pengembangan profesional guru. Kemendikbudristek.

König, J., Blömeke, S., & Kaiser, G. (2021). Teacher competence and instructional quality: Empirical perspectives on teacher education. Teaching and Teacher Education, 98, 103251.

Leithwood, K., Harris, A., & Hopkins, D. (2020). Seven strong claims about successful school leadership revisited. School Leadership & Management, 40(1), 5–22.

Northouse, P. G. (2020). Leadership: Theory and practice (8th ed.). Sage Publications.

Permendiknas. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Kementerian Pendidikan Nasional.

Reisoğlu, İ. (2022). Digital transformation in teacher professional development: A systematic review. Education and Information Technologies, 27(8), 10867–10890.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.

Sergiovanni, T. J. (2016). The principalship: A reflective practice perspective (7th ed.). Pearson.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Zepeda, S. J. (2017). Instructional supervision: Applying tools and concepts (4th ed.). Routledge

Downloads

Published

2026-04-14

How to Cite

Susanto, A. H., Kusumaningsih, W., & Sulianto, J. (2026). Pengembangan Profesional Digital Guru melalui Platform Ruang GTK dan Implikasinya terhadap Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(2), 1363–1376. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i2.4083