Konsep Dasar, Tujuan, dan Fungsi Pembelajaran Bahasa Indonesia: Integrasi Kebahasaan, Keterampilan Berbahasa, dan Sastra di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.53299/jppi.v6i3.4682Keywords:
pembelajaran Bahasa Indonesia, era digital, kebahasaan, keterampilan berbahasa, sastra anakAbstract
Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan literasi, kemampuan berkomunikasi, dan karakter siswa. Perkembangan era digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, sehingga diperlukan pemahaman yang komprehensif mengenai integrasi aspek kebahasaan, keterampilan berbahasa, dan sastra anak. Namun, kajian yang membahas ketiga aspek tersebut secara terpadu dalam konteks era digital masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep dasar pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar, mengkaji tujuan dan fungsinya dalam pengembangan literasi dan karakter, mendeskripsikan cakupan materi secara integratif, serta memberikan refleksi kritis terhadap implementasinya pada era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian literatur. Sumber data diperoleh dari dokumen kebijakan kurikulum, buku teks resmi, dan artikel ilmiah yang relevan terbit pada tahun 2019–2024. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar merupakan sistem yang integratif yang menghubungkan aspek kebahasaan, keterampilan berbahasa, dan sastra anak dalam pengembangan literasi, karakter, identitas kultural, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Keterampilan berbahasa bersifat saling mendukung dan membentuk kompetensi komunikasi yang utuh. Sastra anak berperan dalam mengembangkan imajinasi, empati, apresiasi budaya, dan nilai-nilai karakter. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan motivasi literasi siswa, meskipun menghadirkan tantangan terkait literasi kritis dan etika berbahasa digital. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Indonesia perlu dirancang secara holistik, berbasis teks, dan responsif terhadap perkembangan literasi digital abad ke-21.
References
Afia, E. F., Attalina, S. N. C., & Zumrotun, E. (2024). Pengaruh pembelajaran berbasis literasi membaca terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(10), 11340–11347. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.5951
Alwasilah, A. C. (2021). Pokoknya rekayasa literasi. PT Kiblat Buku Utama.
Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative research for education: An introduction to theories and methods (5th ed.). Pearson Education.
Bustami, B., Siregar, A. R., Harahap, A., & Nasution, M. S. (2024). Etika komunikasi media digital di era post-truth. Jurnal Paradigma: Jurnal Multidisipliner Mahasiswa Pascasarjana Indonesia, 5(1). https://doi.org/10.22146/jpmmpi.v5i1.91604
Chaer, A., & Agustina, L. (2022). Sosiolinguistik: Perkenalan awal (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Chomsky, N. (1965). Aspects of the theory of syntax. MIT Press.
Dalman, H. (2022). Keterampilan menulis (Edisi ke-7). Rajawali Pers.
Dewi, R. S., & Prasetiyo, A. (2023). Pengaruh media digital terhadap motivasi literasi siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 13(1), 45–58. https://doi.org/10.25273/pe.v13i1.14321
Firmani, S. I. (2025). Opportunities, challenges, and implications of social media in Indonesian language learning in the digital era: Systematic literature review. COPE: Caraka Olah Pikir Edukatif, 29(1), 41–55. https://doi.org/10.21831/cope.v29i1.88353
Gaffar, M. S., Nurrahma, & Ulfa, S. M. (2024). Perubahan etika berbahasa di era digital: Analisis penggunaan bahasa kasar di media sosial. Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran.
Hafidhi, N. M., Hanafi, Y., Hadi, S., Suyitno, I., & Anggraini, A. E. (2024). Literasi digital siswa sekolah dasar: Penggunaan bahan ajar berbasis digital pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2). https://doi.org/10.23969/jp.v9i2.13690
Hafizin, M., Hasanah, N., & Agustina, S. (2024). Pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap literasi membaca pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III di SDN 03 Mamben Lauk. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 5(3), 978–990. https://doi.org/10.55681/nusra.v5i3.3140
Halliday, M. A. K. (1985). An introduction to functional grammar. Edward Arnold.
Humayra, N. S., Ananti, H. F., Norlia, & Murdianingsih, A. (2025). Integrasi teori pembelajaran bahasa untuk penguatan pembelajaran abad ke-21 dalam konteks pendidikan Bahasa Indonesia. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(1), 577–588. https://doi.org/10.54082/jupin.549
Iskandarwassid, & Sunendar, D. (2021). Strategi pembelajaran bahasa (Edisi ke-3). Remaja Rosdakarya.
Jamilah, S., & Missouri, R. (2024). Peran etika berbahasa dalam menangkal hoaks dan ujaran kebencian di era digital. PENDIRI: Jurnal Riset Pendidikan, 1(2), 67–75. https://doi.org/10.63866/pendiri.v1i2.62
Kemdikbudristek. (2022). Keputusan Kepala BSKAP Nomor 033/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kiranti, W. A., Selegi, S. F., & Lian, B. (2024). Literasi baca tulis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri Bangun Harjo. BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(2), 179–193.
Kusumasari, E. D., Sumarno, & Dwijayanti, I. (2024). Meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis literasi digital pada Kurikulum Merdeka. Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 3(1), 22–29. https://doi.org/10.57251/tem.v3i1.1399
Laili, T. S., & Mulyati, Y. (2024). Pembelajaran integratif dalam pendidikan Bahasa Indonesia: Sebuah tinjauan literatur sistematis. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(3), 1285–1300. https://doi.org/10.30872/diglosia.v7i3.1012
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mulyasa, E. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka: Pengembangan model pembelajaran. Bumi Aksara.
Nurgiyantoro, B. (2020). Sastra anak: Pengantar pemahaman dunia anak (Edisi ke-5). Gadjah Mada University Press.
Nursalim, Umara, A. R., Aulia, A., & Khoirani, S. (2025). Pemetaan tren, model, dan kesenjangan penelitian pembelajaran Bahasa Indonesia MI/SD dalam mendukung literasi abad 21: Systematic literature review. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.43655
Permendikbud. (2018). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 37 Tahun 2018 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Rosdiana, Y., et al. (2021). Bahasa dan sastra Indonesia di Sekolah Dasar. Universitas Terbuka.
Santosa, P. (2022). Materi dan pembelajaran Bahasa Indonesia SD: Kajian teoretis dan implementatif. Universitas Terbuka.
Sufanti, M. (2020). Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks: Konsep dan implementasi di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 6(2), 112–125. https://doi.org/10.22219/jinop.v6i2.12010
Suyanto, K. K. E. (2020). English for young learners: Melejitkan potensi anak didik dengan aneka media dan pendekatan bahasa Inggris untuk PAUD dan SD. Bumi Aksara.
Tarigan, H. G. (2008). Menyimak sebagai suatu keterampilan berbahasa (Edisi revisi). Angkasa.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Zuchdi, D., & Budiasih. (2019). Pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di kelas rendah. PAS (Pelangi Aksara).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












