Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Google Sites sebagai Literasi Digital dan Apresiasi Seni Murid di SMA Pembangunan Laboratorium UNP
DOI:
https://doi.org/10.53299/jppi.v6i3.5125Keywords:
Google Sites, Media Pembelajaran, Literasi Digital, Apresiasi Seni, Seni BudayaAbstract
Perkembangan teknologi digital menuntut pembelajaran yang mampu meningkatkan literasi digital sekaligus memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan kreativitas dan apresiasi seni. Namun, pemanfaatan media pembelajaran digital pada mata pelajaran Seni Budaya di SMA Pembangunan Laboratorium UNP masih belum optimal sehingga diperlukan inovasi media yang interaktif, mudah diakses, dan mendukung pembelajaran secara mandiri. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Google Sites sebagai sarana penguatan literasi digital dan apresiasi seni murid pada mata pelajaran Seni Budaya di SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Instrumen penelitian terdiri atas lembar validasi ahli, angket praktikalitas guru dan murid, serta tes efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Google Sites memperoleh kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil uji praktikalitas menunjukkan persentase sebesar 93% oleh guru dan 89% oleh murid dengan kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa media pembelajaran cukup efektif digunakan dalam pembelajaran Seni Budaya, dengan mayoritas murid memperoleh hasil belajar pada kategori baik dan cukup. Selain berfungsi sebagai media pembelajaran digital, Google Sites juga menjadi wadah apresiasi seni melalui fitur pameran virtual karya murid yang mendorong kreativitas, kepercayaan diri, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Google Sites dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk mendukung literasi digital dan apresiasi seni murid di SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan media pembelajaran berbasis Google Sites pada materi, jenjang pendidikan, atau mata pelajaran yang berbeda serta mengintegrasikan fitur interaktif yang lebih inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran digital.
References
Adzkiya, F. A., & Suryaman, M. (2021). Google Sites sebagai media pembelajaran interaktif. Jurnal Educate, 2(1), 33–45.
Ardipal. (2020). Pemanfaatan perangkat teknologi dalam pembelajaran musik berbasis tematik sebagai peningkatan keterampilan abad 21 bagi guru sekolah dasar. Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik, 2(2), 77–84.
Arrahma, A. (2025). Google Sites innovation as a web-based learning media on substance material and its changes. Journal of Science Education Research, 9(1), 43.
Arsyad, A. (2020). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Asyhar, R. (2010). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: GP Press.
Belshaw, D. A. J. (2011). What is Digital Literacy? A Pragmatic Investigation (Doctoral Dissertation). Durham University.
Borg, W. R., & Gall, M. D. (1983). Educational Research: An Introduction. New York: Longman.
Dewi, E. M. (2022). Pengembangan Google Site sebagai media pembelajaran pada materi bernyanyi unisono di kelas VII SMP Islam Pariskian Kota Serang. Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni, 7(1), 23–37.
Effendy, E. F. (2014). Apresiasi Seni: Peningkatan Kompetensi Manajemen Seni. Jakarta: Pusat Pengembangan SDM Kebudayaan, Badan PSDMPK-PMP, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Evvyanto, W. (2018). Efektivitas media audio visual dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris murid. Jurnal BASIS, 5(1), 1–10.
Gessa, A. O. (2025). Google Sites Media with High Validity and Student Engagement in Learning. Indonesian Journal of Innovation Studies, 26(3).
Hasibuan, N. (2016). Implementasi media pembelajaran dalam pendidikan agama Islam. Jurnal Darul ‘Ilmi, 4(1), 22–39.
Iswandi. (2023). Literasi Digital dalam Pendidikan Abad 21. Jakarta: Kencana.
Kemendikbudristek. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.
Meilyani. (2023). Karakteristik pembelajaran seni budaya dalam penguatan kreativitas dan budaya peserta didik. Jurnal Pendidikan Seni, 15(2), 101–112.
Partnership for 21st Century Learning (P21). (2019). Framework for 21st Century Learning.
Rondhi, M. (2017). Apresiasi Seni dalam Konteks Pendidikan. Semarang: UNNES Press.
Sanjaya, W. (2016). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Kencana.
Suherdi, D. (2021). Peran Literasi Digital di Masa Pandemik. Bandung: PT Refika Aditama.
UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Technology in Education: A Tool on Whose Terms?
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












