Penerapan Permainan Puzzle untuk Meningkatkan Konsentrasi Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.53299/diksi.v7i2.4908Keywords:
Puzzle, Concentration, Early Childhood, Learning Media, Systematic Literature ReviewAbstract
Kemampuan berkonsentrasi menjadi keterampilan dasar yang menunjang keberhasilan proses belajar anak usia dini. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak anak berusia 5–6 tahun yang kesulitan mempertahankan perhatian saat mengikuti kegiatan pembelajaran, sehingga hal ini dapat menghambat perkembangan kognitif, kemampuan berbahasa, serta keterampilan memecahkan masalah mereka. Meskipun sejumlah penelitian telah membuktikan manfaat permainan puzzle dalam melatih konsentrasi anak, temuan-temuan tersebut tersebar dalam berbagai kajian dengan pendekatan dan hasil yang bervariasi. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan merangkum hasil kajian terdahulu mengenai penerapan permainan puzzle sebagai upaya meningkatkan konsentrasi anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 15 artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2020 hingga 2025, yang dikumpulkan melalui basis data Google Scholar, SINTA, serta repositori perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan puzzle efektif memperpanjang durasi konsentrasi, mempertajam fokus perhatian, meningkatkan ketelitian, serta melancarkan kemampuan menyelesaikan tugas pada anak usia dini. Keberhasilan penggunaannya dipengaruhi oleh kesesuaian tingkat kesulitan, pendampingan guru, pelaksanaan yang teratur, serta dukungan dari orang tua. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan ilmiah bagi pendidik PAUD dalam memilih media pembelajaran yang tepat guna mengembangkan konsentrasi anak.
References
Anggraeni, D., & Puspita, L. (2023). Pengaruh permainan puzzle terhadap kemampuan konsentrasi dan kreativitas anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 89–101.
Daniels, D. (2023). Vygotsky dan pembelajaran anak: Puzzle dalam zona perkembangan proksimal.
Ditha, Kartika, & Heriansyah. (2025). Optimalisasi konsentrasi anak melalui puzzle geometri progresif.
Hasanah, U., & Setiawan, B. (2021). Peningkatan konsentrasi anak usia dini melalui permainan puzzle di TK Al-Huda Surabaya. Jurnal PAUD Agapedia, 5(1), 45–58.
Holiyah, & Fadilah. (2024). Upaya meningkatkan konsentrasi anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan puzzle.
Kamil, B. (2024). Meningkatkan konsentrasi anak melalui permainan puzzle berjenjang di TK DW Agung. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(4), 16–28.
Maryanti, M., Nisa, U., & Yusuf, M. (2025). Meningkatkan konsentrasi anak usia dini melalui permainan puzzle interaktif. AlBanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 45–58.
Montessori, M. (n.d.). Metode Montessori.
Musfiroh. (2023). Neurosains dan pendidikan anak usia dini: Stimulus konsentrasi optimal.
Novitasari. (2020). Puzzle sebagai media pembelajaran untuk pengembangan kognitif anak dini.
Nurjanah, S., & Muthmainah, M. (2023). Pengaruh permainan puzzle terhadap peningkatan konsentrasi anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3519–3536.
Piaget, J. (n.d.). Teori perkembangan kognitif.
Putri, Jafar, & Wahidah. (2024). Efektivitas puzzle warna dan bentuk dalam meningkatkan fokus anak.
Rahayu, S., & Astuti, P. (2022). Efektivitas permainan puzzle dalam meningkatkan durasi konsentrasi anak usia 5-6 tahun. Jurnal Ilmiah Potensia, 5(2), 115–126.
Santrock, J. W. (2021). Perkembangan anak.
Setianingsih, F. L., & Rocmah, L. I. (2024). Pengembangan konsentrasi anak melalui aktivitas puzzle pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 25–39.
Slavin, R. E. (2022). Psikologi pendidikan: Teori dan praktik.
Susanto. (2021). Perkembangan anak usia dini: Implikasi stimulasi konsentrasi.
Vygotsky, L. S. (n.d.). Teori perkembangan sosial budaya.
Wijayanti, & Kurniawan. (2024). Permainan puzzle berbasis tematik untuk meningkatkan konsentrasi anak usia 5–6 tahun.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










