Pengaruh Penggunaan Kecerdasan Buatan terhadap Cara Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Mahasiswa Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.53299/jppi.v6i4.5541Keywords:
kecerdasan buatan, kemampuan berpikir kritis, motivasi belajarAbstract
Pesatnya pemakaian kecerdasan buatan (AI) generatif dalam kegiatan akademik mahasiswa belum diiringi kesepakatan mengenai dampaknya pada kemampuan kognitif dan motivasi, terutama bila ditinjau dari konsep cognitive offloading. Sebagai pengguna yang paling cepat menyesuaikan diri, Generasi Z diduga mudah mengalami pergeseran cara berpikir, sementara di Indonesia kajian yang menelaah kedua aspek tersebut sekaligus masih jarang. Tujuan penelitian ini adalah menguji seberapa jauh AI memengaruhi daya pikir kritis dan semangat belajar mahasiswa Generasi Z di Prodi Bimbingan dan Konseling, Universitas Tadulako. Rancangan yang dipakai ialah deskriptif dengan analisis korelasional kuantitatif. Dari populasi 142 mahasiswa, 105 mahasiswa angkatan 2024 terpilih sebagai sampel melalui pengacakan setelah ukuran sampel dihitung dengan rumus Taro Yamane. Responden mengisi angket daring (Google Forms) berskala Likert 1–4 yang telah teruji valid dan reliabel (Cronbach's alpha 0,818–0,876). Pengolahan data di SPSS memakai regresi linear sederhana, uji-t, serta koefisien determinasi. Residual terbukti berdistribusi normal. Kategori tinggi mendominasi pada variabel penggunaan AI (41,0%), berpikir kritis (47,6%), dan motivasi belajar (40,0%). Hasil regresi memperlihatkan bahwa penggunaan AI memberi efek positif yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis (b = 0,580; t = 10,395 > t tabel 1,983; R² = 0,512) dan pada motivasi belajar (b = 0,640; t = 10,772 > 1,983; R² = 0,530); kontribusinya masing-masing 51,2% dan 53,0%. Akan tetapi, uji linearitas mendeteksi adanya penyimpangan dari pola linear pada kedua hubungan, sehingga temuan harus dibaca secara berhati-hati dan tidak ditarik ke populasi yang lebih luas. Dapat disimpulkan bahwa AI generatif berpeluang menjadi alat bantu belajar selama pemakaiannya tepat dan disertai penilaian terhadap informasi, kesadaran metakognitif, serta peran aktif mahasiswa, sehingga proses berpikir mandiri tidak tergantikan. Hasil ini dapat menjadi pijakan bagi perumusan kebijakan literasi AI yang lebih sesuai di perguruan tinggi.
References
Alubthane, F. O. (2026). Amplifier or substitute? A systematic review of generative AI’s impact on higher-order cognitive skills among university students. Frontiers in Psychology, 17, 1863931. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2026.186393
Ariyanti, W., & Alam, R. G. G. (2025). Analisis kepuasan pengguna ChatGPT dan Gemini di kalangan mahasiswa menggunakan metode UEQ. IJIS - Indonesian Journal on Information System, 10(1), 35–47. https://doi.org/10.36549/IJIS.V10I1.353
Azizah, M. A., & Mansyur, J. (2025). Perbandingan kapabilitas respons ChatGPT dan Gemini terhadap pertanyaan konseptual tentang optik. JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online), 12(1), 15–25. https://doi.org/10.22487/jpft.v12i1.3510
Digital Education Council. (2024). Digital Education Council Global AI Student Survey 2024. https://www.chegg.org/global-student-survey-2025
Council, D. E. (2024). Digital Education Council Global AI Student Survey 2024. https://www.digitaleducationcouncil.com/post/what-students-want-key-results-from-dec-global-ai-student-survey-2024
Endraswari, P. M., Tou, N., & Zaliman, I. (2025). Analisis ketergantungan mahasiswa terhadap ChatGPT dalam konteks akademik: Pemodelan klasifikasi berbasis Naive Bayes. Informasi Interaktif: Jurnal Informatika Dan Teknologi Informasi, 10(3), 199–208. https://informasiinteraktif.janabadra.ac.id/index.php/jii/article/view/192
Failandri, M. A., Fatkhunihadh, M., Shodik, L., Rizqiyanto, M. R., & Nugroho, D. A. (2026). Analisis tingkat ketergantungan mahasiswa informatika terhadap penggunaan AI. JRIS: Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma, 6(1), 158–166. https://doi.org/10.56486/jris.vol6no1.1089
Firdaus, J. A., Ummah, R. I., Aprialini, R. R., Fithriyyah, A., Mahsusi, & Faizin, A. (2025). Ketergantungan penggunaan kecerdasan buatan (AI) pada tugas akademik mahasiswa terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 1203–1214.
Gerlich, M. (2025). AI tools in society: Impacts on cognitive offloading and the future of critical thinking. Societies, 15(1), 6. https://doi.org/10.3390/soc15010006
Hapsari, D. D., Ramadhani, G. Y., & Ikramullah, N. I. (2025). Literature review: Pengaruh artificial intelligence (AI) terhadap motivasi belajar peserta didik. Jurnal EMPATI, 13(4), 313–324. https://doi.org/10.14710/empati.2024.46697
Helal, M. Y. I., Elgendy, I. A., Albashrawi, M. A., Dwivedi, Y. K., Al-Ahmadi, M. S., & Jeon, I. (2025). The impact of generative AI on critical thinking skills: A systematic review, conceptual framework and future research directions. Information Discovery and Delivery. https://doi.org/10.1108/IDD-05-2025-0125
Irfan, N. S., Arifyadi, A., Lestari, M., & Hasan, H. (2026). Self Regulated Learning Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Melalui Bimbingan Klasikal Di SMP. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 5(2), 1890–1898.
Lee, H. P., Sarkar, A., Tankelevitch, L., Drosos, I., Rintel, S., Banks, R., & Wilson, N. (2025). The impact of generative AI on critical thinking: Self-reported reductions in cognitive effort and confidence effects from a survey of knowledge workers. Proceedings of the 2025 CHI Conference on Human Factors in Computing Systems, 1–22. https://www.microsoft.com/en-us/research/wp-content/uploads/2025/01/lee_2025_ai_critical_thinking_survey.pdf
Lestari, M., Hasan, H., Silalahi, M. F., Thalib, M. M., Ampulembang, J. A. C., & Kushendar, K. (2023). Group counseling on increasing the learning motivation of broken home students. Grief and Trauma, 1(1), 27–38.
Ramadhani, O., & Khoirunisa. (2025). Generasi Z dan teknologi: Gaya hidup Generasi Z di era digital. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial (Jupendis), 3(1), 323–331. https://jurnal.itbsemarang.ac.id/index.php/JUPENDIS/article/view/2916
Risko, E. F., & Gilbert, S. J. (2016). Cognitive offloading. Trends in Cognitive Sciences, 20(9), 676–688. https://discovery.ucl.ac.uk/id/eprint/1508770
Rudolph, J., Tan, S., & Tan, S. (2023). War of the chatbots: Bard, Bing Chat, ChatGPT, Ernie and beyond. The new AI gold rush and its impact on higher education. Journal of Applied Learning and Teaching, 6(1), 364–389. https://doi.org/10.37074/jalt.2023.6.1.23
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860. https://selfdeterminationtheory.org/wpcontent/uploads/2020/04/2020_RyanDeci_CEP_PrePrint.pdf
Sianturi, L., Sagala, K. I., & Sipayung, G. F. (2025). Pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan jaringan internet kampus terhadap motivasi belajar mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Manajemen di Universitas HKBP Nommensen Medan. Jurnal Media Informatika, 6(2), 1395–1400. https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jumin/article/download/5586/3466/39235
Sparrow, B., Liu, J., & Wegner, D. M. (2011). Google effects on memory: Cognitive consequences of having information at our fingertips. Science, 333(6043), 776–778. https://dtg.sites.fas.harvard.edu/DANWEGNER/pub/Sparrow%20et%20al.%202011.pdf
Sugiyono. (2015). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Alfabeta.
Yamane, T. (1967). Statistics: An introductory analysis (2nd ed.). Harper and Row.
Zhai, C., Wibowo, S., & Li, L. D. (2024). The effects of over-reliance on AI dialogue systems on students’ cognitive abilities: A systematic review. Smart Learning Environments, 11(1), 28. https://doi.org/10.1186/s40561-024-00316-7
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












