Efektivitas Konseling Kelompok (REBT) dalam Mereduksi Perilaku Self-Diagnosis Siswa SMA
DOI:
https://doi.org/10.53299/jppi.v6i4.5689Keywords:
self-diagnosis, konseling kelompok, Rational Emotive Behavior Therapy (REBT), siswa SMAAbstract
Perilaku self-diagnosis di kalangan siswa SMA semakin marak seiring dengan mudahnya akses informasi kesehatan mental di media sosial tanpa filter yang memadai. Kebiasaan ini dapat memicu kecemasan berlebihan dan keyakinan irasional terhadap kondisi diri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam mereduksi perilaku self-diagnosis siswa SMA Negeri 1 Bungku. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 14 siswa kelas XI yang dipilih melalui purposive sampling, terdiri atas 7 siswa kelompok eksperimen dan 7 siswa kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa angket perilaku self-diagnosis dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji normalitas, paired sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami penurunan perilaku self-diagnosis yang signifikan (Sig. 2-tailed = 0,000 < 0,05) dengan nilai N-Gain sebesar 78,49% yang termasuk kategori tinggi. Kelompok kontrol juga mengalami penurunan signifikan (Sig. 0,001 < 0,05), namun besaran perubahannya lebih kecil dibandingkan kelompok eksperimen. Dengan demikian, konseling kelompok REBT terbukti lebih efektif dalam mereduksi perilaku self-diagnosis siswa SMA dibandingkan layanan konseling standar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru bimbingan dan konseling mengintegrasikan teknik REBT secara berkelanjutan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental siswa.
References
Aprianti, A., Hasan, H., Syahran, R., & Munifah, M. (2025). Konseling Kelompok Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) Untuk Meningkatkan Regulasi Emosi Pada Pelaku Bullying. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1), 228-236.
BW, P. K. S., Munifah, M., Hasan, H., & Fitriani, D. (2025). Efektivitas Konseling Kelompok Teknik Self Instruction Untuk Meningkatkan Self Esteem Pada Siswa SMP: Effectiveness Of Group Counseling Using Self Instruction Techniques To Improve Self Esteem In Junior High School Student. Jurnal Kolaboratif Sains, 5955-5962.
Barella, Y., Fergina, A., Mustami, M. K., Rahman, U., & Alajaili, H. M. (2023). Quantitative Methods in Scientific Research. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 15(1). https://doi.org/10.26418/j-psh.v15i1.71528
Cline, R. J. W., & Haynes, K. M. (2021). Consumer health information seeking on the Internet. Health Education Research, 16(6), 671-692.
David, D., et al. (2022). 50 years of rational-emotive and cognitive-behavioral therapy. Journal of Clinical Psychology, 78(3), 372-393. https://doi.org/10.1002/jclp.23272
Dryden, W. (2021). Rational Emotive Behaviour Therapy: Distinctive Features (2nd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003019112
Farnoudi, F., Mazrou, L., & Ahmadi, M. (2021). The role of internet in health decision making. Journal of Medical Internet Research, 23(2), e21456.
Hia, Y. R., & Pasaribu, A. G. (2025). Hubungan Self-Esteem dengan Perilaku Self-Diagnosis Kesehatan Mental pada Remaja di SMA Jakarta. Jurnal Psikologi Indonesia, 12(1), 45-58.Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 17(3), 112-120.
Irfan Abraham1, Y. S. (2022). DESAIN KUASI EKSPERIMEN DALAM PENDIDIKAN : LITERATUR. 8(3), 2476–2482. https://doi.org/10.36312/jime.v8i3.3800/http
Ismail, N. A., Kusumaningtyas, I., Sri, M., & Firngadi, K. (2023). Self ‑ diagnose is associated with knowledge and attitude towards mental illness of university students in Indonesia. The Egyptian Journal of Neurology, Psychiatry and Neurosurgery, 1–9. https://doi.org/10.1186/s41983-023-00760-1
Kepercayaan, M., & Remaja, D. (2022). Konseling rational emotive behaviour therapy (rebt) untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja 1. 3(1), 38–44.
Kuehn, B. M. (2021). Patient use of health-related information online. JAMA, 325(10), 951-952.
Lutfiyatut Tamamiyah. (2023). Konseling Kelompok dengan Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy. 4(8), 804–812.
Mulianti, R., Putri, A., Syahran, R., Ratu, B., & Arifyadi, A. (2025). Jurnal Konseling dan Psikoedukasi EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK TEKNIK SELF INSTRUCTION UNTUK. 1–7.
Mathes, B. M., Norr, A. M., Allan, N. P., & Schmidt, N. B. (2021). Cyberchondria across diverse populations: A systematic review. Clinical Psychology Review, 89, 102081.https://doi.org/10.1016/j.cpr.2021.102081
Pandiangan, D. F., & Albina, M. (2025). Model dan Tahapan Penelitian Kuantitatif : Pendekatan Teoretis dan Praktis dalam Kajian Pendidikan. 724–730.
Pratama, R., Wijaya, A., & Susanti, R. (2024). Efektivitas konseling kelompok REBT terhadap perilaku self-diagnosis siswa SMA di era digital. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 6(1), 45-58.
Ramadani, U. P., Muthmainnah, R., & Ulhilma, N. (2025). Strategi Penentuan Populasi dan Sampel dalam Penelitian Pendidikan : Antara Validitas dan Representativitas. 574–585.
Raffi, R., Gruber, J., & Smigielski, E. (2021). Social media influence on mental health awareness. Clinical Psychological Science, 9(3), 489-502.
Self-Injury Using the Rational Emotive Behavior Therapy REBT Approach in Group Counseling for High School Students. (2025). 3(3), 239–246.
Suriani et.al., n. . (2023). Konsep Populasi dan Sampling Serta Pemilihan Partisipan Ditinjau. 1, 24–36.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Singleton, J. M., et al. (2023). Adolescent self-diagnosis behaviors in the age of social media: Prevalence and predictors. Journal of Adolescent Health, 72(4), 567-574. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2022.11.012
Turner, M. J. (2023). Rational Emotive Behavior Therapy in adolescents. International Review of Sport and Exercise Psychology, 16(1), 1-28. https://doi.org/10.1080/1750984X.2023.2175289
Winarni. (2023b). PENGARUH SELF DIAGNOSE MENTAL ILLNESS TERHADAP PERILAKU SOSIAL PARA REMAJA DI WILAYAH AKROBINUS (ADIPALA, KROYA, BINANGUN, NUSAWUNGU). 1(4), 220–228.
Winarni, S. (2023). Self-diagnosis kesehatan mental remaja di era media sosial. Jurnal Psikologi Sosial, 8(3), 200-215.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












